Home / Tanah Bumbu

Senin, 9 Februari 2026 - 16:03 WIB

Dari Panggung Rakyat, Ketua BK DPRD Tanah Bumbu Abdul Rahim Serukan Penyelamatan Generasi dari Bahaya Narkoba dan Judi Online

.TANAH BUMBU –PeloporNewskal-sel.com – Di tengah berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari resepsi pernikahan, pertemuan kampung, hingga agenda reses, Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Abdul Rahim, konsisten menyuarakan satu pesan penting: menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba dan judi online.(9/2/2026)

Tidak dengan bahasa formal khas pejabat, Abdul Rahim memilih pendekatan yang lebih membumi. Ia berbicara seperti seorang orang tua yang cemas akan masa depan anak-anaknya, seperti saudara yang tidak ingin melihat keluarganya terjerumus dalam kehancuran. Pesannya sederhana, namun mengandung makna mendalam: masa depan tidak boleh ditukar dengan kenikmatan sesaat yang menipu.

“Jangan biarkan anak-anak kita tumbuh dalam perangkap. Narkoba dan judi online bukan hanya merusak tubuh dan pikiran, tapi juga menghancurkan masa depan serta memutus harapan keluarga,” ujar Abdul Rahim di hadapan warga.

Abdul Rahim menegaskan bahwa narkoba dan judi online bukan lagi ancaman yang jauh atau hanya terjadi di kota-kota besar. Kedua persoalan tersebut kini telah masuk hingga ke desa-desa, menyasar anak muda, bahkan pelajar, melalui berbagai cara yang semakin halus dan masif.

Baca Juga :  Semangat Kebersamaan Ustadz H. Hamzah SE, MA di Acara Touring Gasak Tarus 8 di Desa Waringin Tunggal

Narkoba, menurutnya, bukan hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga menghancurkan mental, karakter, dan produktivitas generasi muda. Ketergantungan yang ditimbulkan membuat korban kehilangan kendali atas hidupnya, menjauh dari keluarga, pendidikan, dan nilai-nilai moral.

Sementara itu, judi online dinilai lebih berbahaya karena menyusup secara diam-diam melalui gawai yang hampir setiap orang miliki. Dengan tampilan menarik dan janji keuntungan instan, judi online kerap menjebak anak muda dalam ilusi kekayaan cepat. Kenyataannya, praktik ini justru menjerumuskan pelaku pada lilitan utang, konflik keluarga, tekanan psikologis, hingga tindak kriminal.

“Judi online itu bukan permainan. Ia menghancurkan pelan-pelan. Banyak keluarga yang awalnya harmonis, akhirnya retak karena ekonomi runtuh dan kepercayaan hilang,” tegasnya.

Dalam setiap pertemuan warga, Abdul Rahim memanfaatkan ruang-ruang informal sebagai sarana edukasi. Di sela acara pernikahan, dialog reses, hingga pertemuan kampung, ia mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Ia menekankan bahwa upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum atau pemerintah semata. Peran orang tua, tokoh agama, tokoh adat, pendidik, dan masyarakat luas menjadi kunci utama dalam membentengi generasi muda.

Baca Juga :  Polisi Berhasil Ringkus Sindikat Pencurian Kabel Tembaga di Tanah Bumbu, Kerugian Mencapai Jutaan Rupiah

“Perlindungan generasi adalah tanggung jawab bersama. Jangan menunggu ada korban berikutnya. Jangan menunggu keluarga kita sendiri yang merasakan dampaknya,” katanya.

Abdul Rahim mengajak masyarakat untuk mulai dari langkah sederhana: membangun komunikasi dalam keluarga, mengawasi penggunaan gawai anak, serta menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan peduli. Ia juga mendorong warga agar tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba atau praktik judi online di lingkungan sekitar.

“Hari ini kita jaga mereka. Bukan nanti,” ujarnya menegaskan.

Sejumlah warga mengaku tersentuh dengan pendekatan yang dilakukan Abdul Rahim. Bagi mereka, kehadiran wakil rakyat yang mau turun langsung ke tengah masyarakat dan berbicara dari hati ke hati merupakan bentuk kepemimpinan yang nyata, bukan sekadar retorika politik.

Di tengah meningkatnya ancaman narkoba dan judi online secara nasional, suara-suara seperti ini menjadi pengingat penting bahwa penyelamatan generasi muda bukan hanya agenda kebijakan, melainkan panggilan nurani bersama. Tanpa kesadaran kolektif, masa depan bangsa berada dalam risiko besar.(Nata/Team)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Mantan Gubernur Kalsel H. Rudi Arifin Berpulang, Sosok Pemimpin yang Dekat dengan Ulama dan Masyarakat

Tanah Bumbu

Razia Hotel di Batulicin-Simpang Empat, Dugaan Prostitusi Masih Jadi Sorotan

Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Bahas RAPBD Perubahan 2026 Tanah Bumbu Dibahas, Belanja Daerah Naik Rp570,7 Miliar

Tanah Bumbu

Semarak HUT ke-22 DPRD Tanah Bumbu, Beragam Lomba Warnai Kebersamaan Keluarga Besar DPRD

Tanah Bumbu

Silaturahmi Ketua GWI Kalsel dan ASDP Batulicin Bangun Kolaborasi untuk Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi Publik

Tanah Bumbu

Antrean Solar Bersubsidi di SPBU Jalan Simpang Tiga Pelabuhan Pery Batulicin Memanas, Sesama Pelangsir Terlibat Keributan, Salah Seorang Diduga Keluarkan Senjata Tajam

Tanah Bumbu

Semarak HUT ke-81 RI, PT Air Minum Bersujud Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Bersama Pelanggan

Tanah Bumbu

HUT ke-81 RI, Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Peran Veteran dan Seniman Tanah Bumbu