Home / Tanah Bumbu

Selasa, 23 April 2024 - 21:20 WIB

Perubahan Kebijakan Sertifikasi Tenaga Kelistrikan Menuai Protes: Pelaku Industri Keluhkan Beban Biaya dan Waktu”

Banjarmasin – Pelopor News Kalimantan ,23 April 2024 – Keputusan terbaru dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terkait peralihan pelaksanaan Sertifikasi Tenaga Kelistrikan dari platform daring ke tatap muka menimbulkan kecaman dari sejumlah pihak. Industri kelistrikan menilai langkah ini akan memberatkan mereka, terutama yang beroperasi di luar wilayah Jakarta.

Menurut Helmi Rifai, SH, Ketua Persatuan Kontraktor Listrik Nasional (Paklina) Kalsel, perubahan ini akan meningkatkan beban biaya operasional peserta, terutama yang berasal dari daerah terpencil. “Sistem daring melalui Zoom Meeting telah sangat membantu kami. Beralih ke sistem tatap muka akan menambah beban biaya, terutama bagi peserta yang harus melakukan perjalanan jauh,” ujarnya kepada media di Banjarmasin.

Baca Juga :  Habib Muhtar Al Idrus Dukung Pasangan Andi Rudi Latif dan H. Bahsdanudin dalam Pilkada Tanah Bumbu

Rifai juga menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak kebijakan ini terhadap industri kelistrikan nasional yang sedang berupaya pulih dari dampak pandemi. “Kami berharap Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dapat mempertimbangkan kembali kebijakan ini untuk memungkinkan pelaksanaan uji kompetensi tetap dilakukan daring demi kemudahan dan efisiensi biaya,” tambahnya.

Para pelaku usaha kelistrikan, termasuk calon Wali Kota Banjarmasin, menyadari pentingnya sertifikasi bagi tenaga kelistrikan nasional. Namun, mereka berpendapat bahwa baik pelaksanaan daring maupun tatap muka harus memenuhi standar ketat dalam proses uji kompetensi.

Baca Juga :  35 Anggota DPRD Tanah Bumbu Periode 2024-2029 Dilantik: Komitmen untuk Pembangunan Berkelanjutan

Rifai juga menekankan pentingnya upaya pemerintah dalam meningkatkan jumlah tenaga teknik kelistrikan yang bersertifikasi kompetensi. Menurutnya, program sertifikasi ini merupakan langkah penting untuk mendapatkan tenaga profesional yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Sertifikasi merupakan proses penilaian yang penting untuk mengakui kualifikasi dan kompetensi tenaga teknik kelistrikan sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2021,” paparnya.”(Team)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

PLN Rayon Batulicin Perkuat Layanan Kelistrikan di Tanah Bumbu,: untuk Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Kunjungi Kota Pangkaraya Pelajari Tata Kelola Drainase , Upaya Cegah Banjir dan Wujudkan Permukiman Sehat

Tanah Bumbu

Silaturahmi Ramadan Menguatkan Kemitraan: PT Arutmin Indonesia Site Batulicin Buka Puasa Bersama Insan Pers Tanah Bumbu

Tanah Bumbu

Komisi III DPRD Tanah Bumbu Kunjungi Disnakertrans Banjar, Pelajari Strategi Penanganan Hubungan Industrial Penyelesaian Konflik Ketenagakerjaan

Tanah Bumbu

Kepergian Yazidie Fauzi Tinggalkan Duka Mendalam: Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu H. Hasanuddin dan Berbagai Tokoh Sampaikan Belasungkawa

Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Mediasi Perselisihan antara PT PPA dan Serikat Buruh, Capai Kesepakatan Bersama

Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Awasi Penataan Pasar Pagatan: Komisi II Pastikan Relokasi Berjalan Tertib dan Menguntungkan Pedagang

Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Respon Cepat Keluhan Warga Desa Batuah Soal Bau Sampah