Home / Tanah Bumbu

Senin, 21 September 2026 - 15:37 WIB

Abdul Rahim Tegas Minta RDP Pelabuhan BIB Ditunda, Harmanuddin Dorong BIB Cari Solusi

BATULICIN —Pelopornewskalimantan.com- Dinamika Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan komisi DPRD Kabupaten Tanah Bumbu terkait persoalan Pelabuhan Borneo Indobara (BIB) mengemuka ketika anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Abdul Rahim, dengan tegas meminta rapat ditunda, Senin (21/9/2026).

Permintaan tersebut disampaikan setelah melihat sejumlah pihak yang dinilai memiliki kewenangan tidak hadir langsung dalam forum.

Pemerintah Desa Bunati tidak hadir dalam rapat. Sementara Camat Angsana juga tidak hadir langsung dan diwakili Kasi Pemerintahan.

Abdul Rahim mempertanyakan bagaimana keputusan dapat diambil apabila pihak yang memiliki kewenangan tidak hadir.

“Kalau rapat ini kita tuntaskan dan selesai seperti ini, nanti camat hadir lagi, siapa yang memutuskan?” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat telah datang untuk menyampaikan aspirasi. Karena itu, rapat seharusnya menghadirkan pihak-pihak yang memiliki kewenangan sehingga pembahasan tidak berhenti tanpa kepastian.

Baca Juga :  Dinas Kesehatan Tanah Bumbu Gencarkan Sosialisasi Pencegahan HIV dan IMS bagi Remaja

Abdul Rahim menilai persoalan tersebut tidak cukup hanya dibahas oleh perwakilan apabila perwakilan yang hadir tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan.

Harmanuddin Dorong BIB Koordinasi Internal

Sementara itu, anggota DPRD Tanah Bumbu, Harmanuddin, menawarkan langkah agar persoalan tidak berlarut-larut.

Ia menyarankan pihak BIB diberikan kesempatan melakukan koordinasi internal dengan manajemen untuk memastikan apakah masih terdapat slot pekerjaan yang dapat mengakomodasi masyarakat Sebamban Baru.

Menurut Harmanuddin, apabila terdapat slot pekerjaan, persoalan tersebut dapat dicarikan jalan keluar.

“Kalau memang ada slot, persoalan ini bisa selesai. Kalau memang tidak ada slot untuk masyarakat Sebamban Baru, kita kembali ke persoalan batas dan mendorong pemerintah menyelesaikan tapal batas,” ujarnya.

Baca Juga :  Jumat Berkah, Camat Kusan Hulu dan Ulama Ziarah ke Makam Tuan Guru KH. Zakaria bin Muhammad

Harmanuddin berharap pihak perusahaan dapat memberikan jawaban yang jelas kepada masyarakat sehingga persoalan tidak terus berulang dalam rapat berikutnya.

Abdul Rahim Minta Jangan Dipaksakan

Abdul Rahim kembali menegaskan agar pembahasan tidak dipaksakan apabila pihak yang memiliki kewenangan belum hadir.

Menurutnya, penundaan diperlukan agar rapat berikutnya dapat dihadiri pihak-pihak terkait sehingga keputusan yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan dan memiliki kejelasan tindak lanjut.

Ia juga menilai masyarakat perlu mendapatkan kepastian atas aspirasi yang telah mereka sampaikan.

Setelah mendengarkan berbagai masukan, pimpinan rapat kemudian menyepakati RDP ditunda.

Rapat akan dilanjutkan pada kesempatan berikutnya dengan menghadirkan pihak-pihak terkait yang memiliki kewenangan untuk membahas persoalan secara lebih lengkap.(Tim/Red)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Bupati Sampaikan RAPBD 2027 Tanah Bumbu, Belanja Daerah Dirancang Rp2,88 Triliun

Tanah Bumbu

Terima Penyampaian Rancangan APBD 2027, DPRD Tanah Bumbu Bersiap ke Tahap Pembahasan

Tanah Bumbu

Mari Kenali Wajah-Wajah Komisi III DPRD Tanah Bumbu melalui H. Hasanuddin

Tanah Bumbu

Darurat Air Bersih di Kusan Hilir Akibat Intrusi Air Laut, Mobil Tangki Dikerahkan

Tanah Bumbu

Dinas Perikanan Tanah Bumbu Dorong Diversifikasi Olahan Ikan di Kuranji

Tanah Bumbu

Cara Abdul Rahim, Ketua BK DPRD Tanah Bumbu, Mengingatkan Anggota

Tanah Bumbu

Dua Raperda Inisiatif DPRD Tanah Bumbu Masuk Tahap Pembahasan

Tanah Bumbu

Ketua DPRD Tanah Bumbu Apresiasi Dukungan Bupati terhadap Dua Raperda Inisiatif