BATULICIN –PeloporNewskalimantan.com- Peringatan Hari Pahlawan yang digelar pada 7 Februari di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pagatan berlangsung khidmat. Prosesi tabur bunga menjadi momen reflektif untuk mengenang sekaligus meneguhkan kembali komitmen melanjutkan perjuangan para pendahulu bangsa.
Upacara penghormatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, serta sejumlah instansi terkait. Dari unsur legislatif, Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin Am S.Ag.MA , bersama Anggota DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar, turut hadir mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Prosesi diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan peletakan karangan bunga, dan diakhiri dengan tabur bunga di pusara para pejuang. Suasana hening menyelimuti TMP saat para peserta upacara menundukkan kepala, mendoakan mereka yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kehadiran unsur legislatif dalam peringatan tersebut tidak sekadar seremonial. Momentum ini dimaknai sebagai pengingat akan tanggung jawab moral dan konstitusional para penyelenggara pemerintahan untuk menjaga, merawat, dan meneruskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan.
Bagi DPRD Tanah Bumbu, peringatan Hari Pahlawan menjadi ruang kontemplasi atas peran strategis lembaga legislatif dalam mengawal aspirasi masyarakat. Nilai kepahlawanan, patriotisme, integritas, serta pengabdian dipandang tetap relevan untuk diterjemahkan dalam kebijakan publik yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, menegaskan bahwa jasa para pahlawan tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan. “Semangat perjuangan harus hidup dalam setiap langkah dan keputusan yang kita ambil sebagai pemangku amanah. Pengabdian kepada masyarakat adalah bentuk nyata melanjutkan cita-cita para pahlawan,” ujarnya usai prosesi tabur bunga.
Menurutnya, tantangan bangsa saat ini memang berbeda dengan masa perjuangan fisik dahulu. Namun, esensi perjuangan tetap sama, yakni memperjuangkan kesejahteraan, keadilan, serta menjaga persatuan. Oleh karena itu, generasi penerus, khususnya para penyelenggara pemerintahan, dituntut untuk bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan keberpihakan kepada rakyat.
Peringatan Hari Pahlawan di Tanah Bumbu juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang diraih bukanlah hasil perjuangan singkat. Ia lahir dari pengorbanan panjang, darah, air mata, serta tekad yang tak tergoyahkan dari para pejuang bangsa. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam membangun daerah dan negara ke arah yang lebih baik.
Melalui momentum ini, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat meneladani semangat rela berkorban, persatuan, dan cinta tanah air. Tidak hanya dalam skala nasional, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Dengan semangat Hari Pahlawan, DPRD Tanah Bumbu meneguhkan komitmen untuk terus mengawal aspirasi rakyat, memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran, serta memastikan setiap kebijakan yang lahir benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.
Peringatan yang berlangsung sederhana namun sarat makna ini menjadi bukti bahwa jasa para pahlawan akan senantiasa hidup dalam ingatan dan tindakan generasi penerus bangsa.”(Nata/Team)













