Kotabaru –PeloporNewskalimantan- Bupati H. M. Rusli melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan dengan mengunjungi Desa Teluk Tamiang, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, Rabu (4/3). Dalam kunjungan tersebut, bupati meresmikan jalan penghubung Lontar–Teluk Tamiang yang kini telah beraspal.
Peresmian yang dipusatkan di masjid desa itu dihadiri sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran bupati disambut antusias warga yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, H. M. Rusli menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena berdampak langsung terhadap mobilitas dan perekonomian masyarakat desa.
“Alhamdulillah jalan yang dulu rusak, sekarang sudah bisa kita rasakan bersama manfaatnya. Insya Allah pembangunan seperti ini akan terus kita lanjutkan,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya difokuskan pada infrastruktur jalan dan jembatan, tetapi juga pada sektor pendidikan. Pemerintah daerah, kata dia, berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembenahan sarana dan prasarana serta dukungan terhadap tenaga pendidik.
“Pendidikan harus kita dorong. Sarana dan prasarana harus dibenahi, tenaga pengajar juga harus diperhatikan. Ini investasi kita untuk masa depan anak-anak Kotabaru,” katanya.
Selain itu, penyediaan air bersih dan peningkatan layanan kesehatan turut menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia menyebut pembangunan rumah sakit di Stagen masih terus berjalan guna memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Kesehatan ini pelayanan mendasar. Pembangunan rumah sakit di Stagen kita lanjutkan agar masyarakat mendapatkan layanan yang lebih baik,” ucapnya.
Menutup sambutannya, bupati menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara bertahap dan meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
Safari Ramadhan tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga, sekaligus penegasan bahwa pembangunan di Kotabaru diarahkan tidak hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan dasar masyarakat.”(Nata)













