Home / Pemerintahan

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:58 WIB

Pemkab Kotabaru Gelar Pasar Murah di Siring Laut, Bantu Warga Dapatkan Sembako Terjangkau Jelang Idul Fitri 1447 H

Kotabaru – peloporNews Kalimantan -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru kembali menggelar pasar murah dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kawasan Siring Laut, Rabu (3/3/2026), dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Pasar murah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat menjelang Lebaran. Seperti diketahui, permintaan bahan pokok cenderung meningkat selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran.

Berbagai komoditas disediakan dalam kegiatan ini, antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, serta sejumlah kebutuhan pangan lainnya. Seluruh barang dijual dengan harga di bawah harga pasar guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Pemkab Kotabaru Canangkan SMPN 2 Kotabaru dan SMAN 1 PL Tengah Sebagai Sekolah Siaga Kependudukan, Wujudkan Generasi Muda Sadar Kependudukan dan Kesehatan Reproduksi

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotabaru, Drs. Murdianto, M.Si., mengatakan bahwa pasar murah bertujuan untuk meringankan beban masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

“Melalui pasar murah ini, kebutuhan barang pokok tertentu yang dibutuhkan masyarakat dapat diperoleh dengan harga lebih terjangkau. Kami berharap kegiatan ini bisa membantu masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan dan menjelang Lebaran,” ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan.

Ia juga memastikan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Kotabaru dalam kondisi aman dan mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan.

“Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah. Menjelang hari besar keagamaan biasanya terjadi peningkatan permintaan yang berpotensi memicu kenaikan harga, sehingga langkah antisipatif perlu dilakukan,” tambahnya.

Baca Juga :  DPRD Tanah Bumbu Desak Pemerintah Tegakkan Perda dengan Serius: Dukung Raperda untuk Lingkungan dan Bangunan yang Aman

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kotabaru, Risa Ahyani, menjelaskan bahwa pasar murah tersebut merupakan hasil sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kotabaru bersama TPID Provinsi yang saat ini juga melaksanakan kegiatan serupa di sejumlah wilayah.

“Kami mendampingi TPID Provinsi dalam pelaksanaan pasar murah ini sebagai bagian dari sinergi pengendalian inflasi di daerah,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Kotabaru menegaskan bahwa kegiatan pasar murah akan terus dilaksanakan secara berkala, khususnya menjelang hari besar keagamaan, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”(Ril/Nata)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Ketua BAZNAS Tanah Bumbu KH.Ustadz Hamzah Ucapkan Selamat, Andi Rustianto Resmi Pimpin KNPI Kalimantan Selatan 2026–2029

Pemerintahan

Pemkab Kotabaru Lepas 309 Jamaah Haji 1447 H/2026 M, Wakil Bupati Doakan Menjadi Haji Mabrur

Pemerintahan

Bupati Andi Rudi Latif Resmikan Mal Pelayanan Publik : Layanan Cepat, Mudah, dan Terpadu untuk Masyarakat

Pemerintahan

Waspada El Nino 2026, Pemkab Kotabaru Perkuat Kesiapsiagaan Bencana dan Luncurkan Aplikasi Penanganan Pascabencana

Pemerintahan

IBI Kotabaru Gelar Bakti Sosial KB dan Imunisasi Gratis, Wujud Nyata Kepedulian Kesehatan Ibu dan Anak

Pemerintahan

Wabup Syairi Mukhlis Hadiri Pelantikan HMI Kotabaru–Tanah Bumbu, Dorong Mahasiswa Jadi Agen Perubahan Dalam Pembangunan Daerah

Pemerintahan

Wujudkan Sinergitas Antar daerah Pemkab Kotabaru Hadiri Acara Puncak Hari Jadi HSU

Pemerintahan

May Day 2026 di Kotabaru Berlangsung Kondusif, Bupati dan Wakil Bupati Temui Langsung Massa Buruh :Dorong Senergi Buruh , Pengusaha dan Pemerintah