Home / Tanah Bumbu

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:58 WIB

Rapat Kerja Komisi I DPRD : Kekurangan Guru Jadi Sorotan, DPRD Tanah Bumbu Bahas Solusi Bersama Dinas Pendidikan

BATULICIN – peloporNews Kalimantan -Permasalahan kekurangan tenaga pendidik akibat pensiun yang terjadi setiap tahun kembali menjadi perhatian serius di Kabupaten Tanah Bumbu. Terbatasnya jalur rekrutmen guru melalui Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dinilai membuat banyak sekolah kesulitan memenuhi kebutuhan tenaga pengajar.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Tanah Bumbu, Teguh Dwi Fendi, saat mengikuti Rapat Kerja Komisi I DPRD Tanah Bumbu bersama Dinas Pendidikan dalam rangka pembahasan Program Kerja Tahun Anggaran 2026.

Rapat dipimpin Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, H. Bobi Rahman, dan dihadiri sejumlah anggota DPRD serta para Kepala Bidang Pendidikan SD, PAUD, dan SMP. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat DPRD Tanah Bumbu, Senin (19/1/2026).

Baca Juga :  Silaturahmi Hangat di Rumah Makan Vita: PT. Arutmin dan Media Tanah Bumbu Bersatu untuk Membangun Kerjasama Produktif"

Fendi menjelaskan, aturan yang melarang perekrutan tenaga pendidik non-ASN atau Pegawai Tidak Tetap (PTT) berdampak langsung pada kekosongan guru di sejumlah sekolah.

“Larangan perekrutan ini sangat dirasakan dampaknya oleh Dinas Pendidikan, tidak hanya di Tanah Bumbu, tetapi juga hampir di seluruh Indonesia. Proses rekrutmen ASN maupun PPPK membutuhkan waktu yang cukup panjang,” ujar Fendi.

Ia menambahkan, jika pemerintah daerah diberi kewenangan untuk mengangkat tenaga PTT, maka persoalan kekurangan guru dapat diminimalisasi.

“Apabila DPRD dapat mendorong solusi kebijakan, kekosongan tenaga pendidik yang setiap tahun diperkirakan mencapai sekitar satu persen bisa lebih mudah diatasi,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Tanah Bumbu Pimpin Upacara HUT RI ke-79: Momen Penting Dorong Kemajuan dan Persatuan Daerah"

Dalam rapat tersebut, Fendi juga menanggapi sejumlah pertanyaan dari anggota DPRD, termasuk terkait keterbatasan kursi dan meja di SDN Pondok Butun yang kini telah ditangani, serta pembangunan kembali gedung SDN Wonorejo yang sempat terbakar dan telah direalisasikan.

Selain itu, Dinas Pendidikan memaparkan rencana pembangunan sekolah serta berbagai persoalan pendidikan lainnya yang menjadi perhatian bersama antara legislatif dan eksekutif.

Rapat kerja ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan strategis guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Tanah Bumbu ke depan.(Nata)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Dari Panggung Rakyat, Ketua BK DPRD Tanah Bumbu Abdul Rahim Serukan Penyelamatan Generasi dari Bahaya Narkoba dan Judi Online

Tanah Bumbu

Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu H. Hasanuddin Murat Berduka, Tokoh Perjuangan Daerah H. Hasudungan Tutup Usia

Tanah Bumbu

Dampak Kebakaran Di Karang Bintang, Distribusi Air Bersih Terhenti Sementara di Sejumlah Wilayah Tanah Bumbu : Memejemen Air Minum Bersujud ucapkan Permohonan maaf Dan Imbau warga Hemat Air

Tanah Bumbu

Listrik Padam Lebih dari 20 Jam, Perbaikan Akhirnya Dilakukan Dinas Gangguan PT.Graha Arta : Listrik Kembali Menyala Warga ucapkan terima kasih:Minta Pelayanan Gangguan Lebih Cepat

Tanah Bumbu

Listrik dirumah Warga Padam total Hampir 20 Jam ,Respons Petugas Pelayanan Gangguan PLN Rayon Batulicin di Nilai Lamban : Picu Kekecewaan Pelanggan

Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Pasang Target Ketat Pokir RKPD 2027, Penginputan SIPD-RI Ditutup 28 Februari

Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Dorong Peralihan Pengelolaan PJU ke Dishub, Tekankan Validasi Data dan Kepastian Anggaran

Tanah Bumbu

Pelayanan Medis Dipuji, Parkir Dikeluhkan: Sikap Juru Parkir Klinik Simpang Arogan Picu Kekecewaan Warga