Home / Tanah Bumbu

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:04 WIB

DPRD Tanah Bumbu Gelar Rapat Gabungan : Tuntaskan Polemik Sengketa Ganti Rugi Lahan dan Pencemaran di Sebamban Baru Berakhir Damai

BATULICIN —Pelopornewskalimantan.com -Polemik ganti rugi lahan masyarakat terdampak dugaan pencemaran lingkungan di Desa Sebamban Baru, Kabupaten Tanah Bumbu, akhirnya menemui titik damai setelah melalui delapan kali pembahasan di DPRD Tanah Bumbu.

Rapat gabungan komisi DPRD Tanah Bumbu yang digelar pada Kamis (7/5/2026) berlangsung cukup panjang dan berakhir sekitar pukul 20.00 Wita. Pembahasan dimulai sejak sore hari dengan melibatkan seluruh pihak terkait guna mencari penyelesaian yang dapat diterima bersama.

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andre Atma Maulani,S.H.M.H didampingi Wakil Ketua I H.Hasanuddin AM.S.Ag.MA dan Wakil Ketua II Syabani Rasul.

Baca Juga :  Empat Anak Didik Ibu Gusti Kasmawati Hatamkan 30 Juz Alquran, Dukung Program Serambi Madinah

Turut hadir dalam rapat tersebut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu, Tim Kajian PPLH Universitas Lambung Mangkurat, masyarakat terdampak, serta enam perusahaan yang berkaitan dengan persoalan tersebut.

Adapun perusahaan yang hadir yakni PT Borneo Indobara, PT Sungai Danau Jaya, PT Tanah Bumbu Resources, PT Toudano Mandiri Abadi, PT Angsana Jaya Energi, dan PT Tunas Inti Abadi.

Kepala Bidang PPKLH DLH Tanah Bumbu, Syahrojat, mengatakan seluruh pihak akhirnya menyepakati nilai ganti rugi yang mengacu pada hasil kajian sebelumnya.

“Kesepakatannya tetap sesuai hasil kajian,” ujarnya usai rapat.

Ia menyebut proses pembahasan berlangsung cukup panjang hingga diibaratkan seperti “delapan episode” rapat sebelum seluruh pihak mencapai kesepakatan.

Baca Juga :  Keluarga Besar Madrasah Darul Azhar Gelar Pawai Ta’aruf Sambut Ramadhan 1446 H

“Sampai delapan episode,” katanya sambil tersenyum.

Menurut Syahrojat, pihak perusahaan meminta waktu sekitar satu bulan untuk menyelesaikan proses pembayaran setelah administrasi dan invoice dari masyarakat selesai diproses.

Meski sempat berlangsung alot dalam sejumlah pertemuan sebelumnya, rapat terakhir dinilai berjalan lebih cair dan konstruktif. Seluruh pihak akhirnya sepakat menempuh penyelesaian yang dianggap adil dan dapat diterima bersama.

Penyelesaian tersebut diharapkan menjadi langkah akhir dari polemik berkepanjangan yang sempat menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.”(Nata/Team)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Kesepakatan Tak Kunjung Terealisasi DPRD Tanah Bumbu Desak Tambang Bertanggung jawab Atasi ” Debu dan Lumpur di jalan Setui

Tanah Bumbu

Dinkes Tanah Bumbu Turun Tangan Tindaklanjuti Keluhan Pasien, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Puskesmas

Tanah Bumbu

Rapat Paripurna DPRD, Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Peran BPD Lewat Revisi Perda untuk Majukan Desa

Tanah Bumbu

Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu Apresiasi 13 Kali WTP, Soroti Optimalisasi Pengelolaan Anggaran APBD 2025

Tanah Bumbu

Kabar Duka dari Tanah Bumbu, H. Arifin Bin Hading Berpulang ke Rahmatullah di Usia 60 Tahun

Tanah Bumbu

Komitmen Bangun Daerah, Pemkab dan DPRD Tanah Bumbu Percepat Jembatan Penghubung Satui

Tanah Bumbu

Sidang Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas LPj APBD 2025, Pemkab Catat WTP ke-13 dan SiLPA Rp1,34 Triliun

Tanah Bumbu

Paska Tragedi Bocah Tenggelam Pemdes Barokah Pasang Sepanduk Peringatan Bahaya di Area Kolam Retensi