Home / Tanah Bumbu

Senin, 8 Desember 2025 - 17:29 WIB

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ulama Kharismatik Abuya KH. Syukri Unus

MARTAPURA –PeloporNews Kalimantan – Kalimantan Selatan kembali berduka. Salah satu ulama besar dan tokoh kharismatik, Abuya KH. Syukri Unus, wafat pada Senin (8/12/2025). Kabar kepergian beliau meninggalkan kesedihan mendalam bagi masyarakat Banua, para santri, jamaah, hingga para murid yang selama ini mendapat bimbingan langsung dari sosok guru yang istiqamah tersebut.

Abuya Syukri Unus dikenal luas sebagai Pimpinan Majelis Taklim Sabilal Anwar Al Mubarak serta Majelis Raudhatul Majalis Darussyakirin Martapura. Selama puluhan tahun, beliau menjadi rujukan keilmuan dan keteladanan bagi masyarakat, khususnya dalam bidang Tauhid, Tasawuf, Fiqih, Nahu, Shoraf, serta pendidikan akhlak.

Ceramahnya yang sejuk, cara mendidiknya yang penuh kelembutan, dan keikhlasannya dalam menyampaikan ilmu membuat nama Abuya begitu dihormati. Sosoknya dikenal rendah hati, mudah ditemui, dan tidak pernah menolak masyarakat yang ingin bertanya atau meminta nasihat.

Duka Mengalir dari Berbagai Penjuru, Termasuk dari Murid Beliau: H. Hasanuddin
Sejak kabar wafatnya menyebar, ucapan belasungkawa datang dari berbagai tokoh: ulama, habaib, pejabat daerah, hingga masyarakat umum. Salah satu yang paling merasakan kehilangan mendalam adalah Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, Am., S.Ag., M.A., yang merupakan salah satu murid Abuya Syukri Unus.

Baca Juga :  Sengketa Tanah Memanas di Batulicin: Pemilik Sah Tantang Eksekusi Ruko, Pengusaha Berpengaruh Diduga Serobot Jalan Negara!"

Dengan suara bergetar, H. Hasanuddin menyampaikan rasa dukanya yang sangat dalam. Ia mengaku bahwa sosok Abuya bukan hanya ulama besar, tetapi juga orang tua, guru, dan pembimbing yang penuh kasih.

“Abuya Syukri adalah guru yang lembut tutur katanya, penuh kasih dalam membimbing, dan istiqamah dalam menyampaikan ilmu. Kepergian beliau adalah duka besar bagi Banua dan bagi kami sebagai murid-murid beliau,” ucap Hasanuddin sambil menahan tangis.

Sebagai murid yang pernah menimba ilmu langsung dari Abuya, H. Hasanuddin menceritakan bahwa apa yang beliau raih dalam hidup baik akhlak, cara memimpin, maupun kecintaan terhadap ilmu agama—tidak lepas dari bimbingan sang ulama.

“Beliau selalu menanamkan bahwa ilmu harus diamalkan, bukan hanya dipelajari. Kesederhanaan beliau adalah keteladanan yang tidak akan pernah saya lupakan,” lanjutnya.

Bagi banyak masyarakat, Abuya Syukri Unus bukan hanya pengajar agama, tetapi juga tempat bertanya, tempat mencari solusi, serta penyejuk hati bagi siapa pun yang datang kepadanya. Beliau selalu menyampaikan dakwah dengan penuh kedamaian, tanpa mencela, tanpa menghakimi, dan selalu menuntun umat kepada akhlak yang mulia.

Baca Juga :  Anggota DPRD Tanah Bumbu Hadiri Pembukaan MTQ XXI Tingkat kecamatan Kusan Hulu: Ajang Syiar dan Cinta Al-Qur’an

Dalam setiap majelisnya, Abuya selalu menekankan pentingnya tasawuf, pembersihan hati, dan ketawadhuan. Beliau juga terkenal sangat istiqamah dalam ibadah dan konsisten mengajar tanpa mengenal lelah, bahkan di usia senja.

Wafatnya Abuya KH. Syukri Unus menjadi duka mendalam bagi dunia pendidikan agama di Kalimantan Selatan. Banyak masyarakat berharap ajaran beliau tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi muda.

H. Hasanuddin menambahkan bahwa para murid Abuya memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan melanjutkan dakwah sang guru.

“Kami sebagai murid beliau bertekad menjaga warisan ilmu Abuya. Semoga Allah menempatkan beliau di tempat terbaik, mengangkat derajatnya, dan melimpahkan keberkahan kepada keluarga serta para jamaahnya,” tutupnya.

Kepergian Abuya Syukri Unus meninggalkan jejak keteladanan yang tidak akan pernah hilang. Banua berduka, tetapi warisan ilmu dan akhlak beliau akan tetap hidup dalam hati umat.”(Nata/Team)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Puskesmas Simpang Empat Hadir di Pelabuhan, Pastikan Penumpang Kapal Cepat Berangkat dalam Kondisi Sehat

Tanah Bumbu

Dukung Program Bupati, PT Air Minum Bersujud Gelar Gerakan Aksi Jumat Bersih untuk Wujudkan Lingkungan Sehat

Tanah Bumbu

Ketua DPRD Tanah Bumbu Hadiri Kenal Pamit Kapolres, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi untuk Keamanan Daerah

Tanah Bumbu

PTAM Bersujud Asah Kompetensi Operator Lewat Praktik Lapangan

Tanah Bumbu

Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu Terima Dokumen KUA-PPAS 2027, Awali Pembahasan APBD Tahun Anggaran Mendatang

Tanah Bumbu

Anggota DPRD Tanah Bumbu : Soroti Kebutuhan Internet Desa Saat Hadiri HUT ke-18 Desa Gunung Raya, Tabligh Akbar Dipadati Ratusan Warga

Tanah Bumbu

PTAM Bersujud Komitmen Jaga Kualitas Air dan Minimalkan Potensi Gangguan Layanan

Tanah Bumbu

Tingkatkan Kompetensi SDM, PT Air Minum Bersujud Gelar Bimtek Operator IPA Demi Layanan Air Bersih yang Lebih Prima