Home / Tanah Bumbu

Rabu, 8 Oktober 2025 - 17:19 WIB

Pasca Kebakaran SDN Wonorejo, DPRD Tanah Bumbu Gelar RDP dan Sepakati Segera Tempatkan Unit Damkar di Kusan Hulu

Oplus_16908288

Oplus_16908288

BATULICIN –PeloporNews Kalimantan -Kebakaran yang melanda Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wonorejo di Desa Wonorejo, Kecamatan Kusan Hulu, pada Selasa (30/9/2025) malam, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan DPRD setempat.

Musibah yang terjadi sekitar pukul 19.30 Wita itu menghanguskan tiga ruang kelas dan satu gudang penyimpanan peralatan sekolah. Warga menilai penanganan kebakaran berjalan lambat karena jarak posko pemadam kebakaran (Damkar) terdekat cukup jauh dari lokasi kejadian.

Sebagai bentuk tanggapan cepat, DPRD Tanah Bumbu bersama Satpol PP dan Damkar langsung menyepakati langkah strategis berupa pergeseran satu unit armada Damkar ke Kecamatan Kusan Hulu. Keputusan ini diambil melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Kantor DPRD Tanah Bumbu pada Jumat (3/10/2025).

Rapat DPRD Bahas Pemerataan Posko Damkar
Rapat gabungan tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, Makhruri, dan dihadiri sejumlah anggota dewan, serta perwakilan dari Dinas Satpol PP dan Damkar.

Baca Juga :  KNPI Kalsel Siapkan Diskusi dan Bedah Film “Pesta Babi”, Dorong Pemuda Kritis dan Bijak Sikapi Isu Publik

Dalam rapat itu, Kabid Damkar, Siti Aisyah, menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan penanganan insiden kebakaran. Ia menjelaskan bahwa Kusan Hulu memang belum memiliki posko Damkar, sehingga membutuhkan waktu tempuh lebih lama bagi armada dari kecamatan lain.

“Sejak November 2024 kami sudah mengajukan hibah tanah untuk pembangunan posko di enam kecamatan. Namun, baru dua kecamatan yang menyetujui, yakni Teluk Kepayang dan Kuranji. Melalui perubahan anggaran 2025, dua posko tersebut akan segera dibangun,” ujar Siti Aisyah.

Ia menambahkan, masih terdapat tiga kecamatan tanpa posko, yaitu Kusan Tengah, Karang Bintang, dan Kusan Hulu. Meski Karang Bintang sudah siap menyediakan lahan, namun pembangunan sementara difokuskan untuk wilayah yang jauh dari pusat kota, seperti Kusan Hulu.

Baca Juga :  Bupati Tanah Bumbu, dr. HM Zairullah Azhar, Menyemai Keberkahan dengan Ziarah Spiritual ke Makam Pangeran Jaya Sumitra"

166 Personel Damkar Layani 12 Kecamatan
Saat ini, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki delapan posko Damkar yang tersebar di tujuh kecamatan, dengan total 166 personel. Sebanyak 30 personel ditempatkan di pusat kota Simpang Empat, sementara posko lainnya memiliki sekitar 11 hingga 29 personel.

Melihat kondisi tersebut, Anggota DPRD Tanah Bumbu, Harmanudin, menekankan pentingnya pemerataan armada dan personel Damkar di seluruh wilayah.

“Masih ada lima kecamatan yang minim posko. Idealnya, distribusi armada dan personel dilakukan lebih merata agar tidak ada wilayah yang terabaikan dalam pelayanan darurat,” tegas Harmanudin”(Nata,/Team)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Duta Wisata Tanah Bumbu Jadi Penggerak Promosi Daerah

Tanah Bumbu

Launching Geopark Collaborative Governance, Perkuat Tata Kelola Lintas Perangkat Daerah

Tanah Bumbu

Abdul Rahim Tegas Minta RDP Pelabuhan BIB Ditunda, Harmanuddin Dorong BIB Cari Solusi

Tanah Bumbu

Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu Pimpin RDP Pelabuhan BIB, Warga Sebamban Baru Tuntut Kesempatan Kerja

Tanah Bumbu

Fraksi PAN Sampaikan Pandangan terhadap Tiga Raperda

Tanah Bumbu

Fraksi PDI Perjuangan Terima Tiga Raperda Tanah Bumbu

Tanah Bumbu

Fraksi NasDem Sejahtera Sampaikan Pandangan terhadap Tiga Raperda

Tanah Bumbu

Fraksi Golkar Sampaikan Pandangan terhadap Tiga Raperda di DPRD Tanah Bumbu