Home / Tanah Bumbu

Rabu, 1 April 2026 - 10:47 WIB

Isu Kenaikan BBM Picu Antrean Panjang di SPBU: Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu Minta Warga Tetap Tenang

TANAH BUMBU –Pelopornewskalimantan- Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang beredar menjelang 1 April 2026 memicu kepanikan di tengah masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu. Dampaknya terlihat dari antrean panjang di sejumlah SPBU hingga sulitnya mendapatkan BBM dari penjual eceran di beberapa wilayah.

Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Andi Asdar Wijaya, menilai kondisi tersebut perlu segera disikapi karena berpotensi mengganggu distribusi BBM serta aktivitas ekonomi masyarakat.

“Isu yang beredar mengenai kenaikan harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, telah memicu kepanikan. Hal ini terlihat dari antrean panjang di SPBU dan adanya potensi penimbunan di sejumlah titik,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga :  Tragedi di Pantai Pagatan: Pelajar SMP Terseret Ombak, Menyisakan Duka Mendalam

Ia mengaku telah melakukan pemantauan langsung ke lapangan pada malam hari untuk memastikan kondisi yang terjadi.

“Saat saya berkeliling untuk mengisi BBM jenis Pertalite, hampir semua SPBU dalam kondisi tutup. Bahkan penjual eceran pun tidak beroperasi. Ini menunjukkan dampak kepanikan sudah dirasakan di lapangan,” katanya.

Namun demikian, Andi Asdar menegaskan bahwa berdasarkan informasi resmi dari pemerintah pusat, kabar kenaikan BBM tersebut tidak benar.

“Dari informasi resmi pemerintah pusat, baik melalui Menteri Sekretaris Negara, Kementerian ESDM, maupun pimpinan DPR, dipastikan tidak ada kenaikan harga BBM per hari ini,” tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing isu yang belum terverifikasi dan menghindari pembelian BBM secara berlebihan.

Baca Juga :  Abdul Rahim Anggota DPRD Tanah Bumbu Dalam Reses: Perjuangkan Desa Pulau Burung Masih Terbelenggu Kegelapan: Warga Menanti Penerangan Listrik dari PLN

“Jika masyarakat melakukan pembelian secara berlebihan atau menimbun, justru akan merugikan diri sendiri karena dapat mengganggu distribusi dan memperpanjang antrean,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa kepanikan dapat berdampak pada ketersediaan jenis BBM lainnya seperti solar dan dexalite, yang berpotensi merugikan pelaku usaha kecil.

DPRD Tanah Bumbu pun mendorong instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan guna mencegah praktik penimbunan BBM di lapangan.

“Kami meminta pengawasan diperketat agar distribusi BBM tetap berjalan normal. Informasi yang akurat dan jelas juga harus terus disampaikan kepada masyarakat untuk mencegah kepanikan,” pungkasnya.”(Nata)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Wakil Ketua 1 DPRD Tanah Bumbu Berbaur Bersama Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di Martapura, Pejabat dan Ulama Serukan Keteladanan Akhlak

Tanah Bumbu

Terbujur Sendiri Tanpa Keluarga, Warga Asal Sunda Ditemukan Meninggal : Pengurus Beraya Sunda Tanah Bumbu Langsung Turun Ke Rumah Duka

Tanah Bumbu

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu H. Hasanuddin Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Silaturahmi

Tanah Bumbu

LKPj 2025 Disampaikan di Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu ,Andi Rudi Latif Paparkan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Tinjau Langsung Penumpang Yang Tertunda Berangkat Mudik di pelabuhan ASDP Batulicin

Tanah Bumbu

Ratusan Penumpang Tertahan dan Terlantar di Pelabuhan Batulicin, Dugaan Praktik Oknum Nakal Picu Kehebohan

Tanah Bumbu

Dukungan Penuh di Balik Pelantikan :Anggota DPRD Tanah Bumbu Hj. Ernawati Dampingi Suami dilantik Jadi Kepala Kemenag Tanah Bumbu

Tanah Bumbu

Polres Tanah Bumbu Sediakan “Internet Gratis di Jalur Mudik! Starlink Hadir di Pos Pelayanan Tamunih, Pemudik Bisa hubungi Keluarga di Tengah Perjalanan