Home / Tanah Bumbu

Senin, 23 Maret 2026 - 21:01 WIB

Terbujur Sendiri Tanpa Keluarga, Warga Asal Sunda Ditemukan Meninggal : Pengurus Beraya Sunda Tanah Bumbu Langsung Turun Ke Rumah Duka

Tanah Bumbu,Pelopornewskalimantan.com — Seorang warga kelahiran Sunda ditemukan meninggal dunia di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Hingga Senin (23/3/2026), jenazah almarhum diketahui belum dimakamkan, menimbulkan keprihatinan dari masyarakat setempat.

Informasi ini pertama kali diterima oleh pengurus Baraya Sunda Tanah Bumbu dari anggota dan warga sekitar. Berdasarkan laporan, almarhum ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Rabu (18/3/2026). Namun, waktu pasti meninggal dunia belum dapat dipastikan, meski diperkirakan telah terjadi sekitar dua hari sebelum ditemukan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran pengurus Baraya Sunda Tanah Bumbu langsung turun ke lapangan. Penelusuran dipimpin oleh Ketua Umum Muhamad Ismail bersama pengurus lainnya untuk memastikan kondisi dan mendapatkan informasi yang akurat.

Dari hasil penelusuran dan keterangan warga sekitar, diketahui bahwa almarhum bernama Suryani telah tinggal seorang diri selama kurang lebih lima tahun terakhir tanpa didampingi keluarga.

Baca Juga :  Mantan Gubernur Kalsel H. Rudi Arifin Berpulang, Sosok Pemimpin yang Dekat dengan Ulama dan Masyarakat

“Kami menerima laporan dari masyarakat, kemudian langsung melakukan pengecekan di lokasi. Dari informasi tetangga, almarhum memang sudah lama hidup sendiri,” ujar Muhamad Ismail.

Pihak Baraya Sunda kemudian berkoordinasi dengan kepolisian setempat. Dari hasil komunikasi tersebut, diketahui bahwa hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak keluarga almarhum, sehingga proses pemakaman direncanakan akan segera dilaksanakan.

Selanjutnya, proses pemakaman akan dikoordinasikan bersama Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu agar dapat dilakukan secara layak dan sesuai prosedur yang berlaku.

Muhamad Ismail juga menyampaikan bahwa meskipun almarhum bukan anggota aktif paguyuban, namun ia tetap dianggap sebagai bagian dari keluarga besar Baraya Sunda.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Walaupun beliau bukan anggota aktif, beliau tetap bagian dari keluarga besar kami. Karena keterbatasan akses komunikasi dengan pihak keluarga, penanganan kami serahkan kepada pihak berwenang,” tambahnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu H. Hasanuddin Apresiasi Kunjungan Pangdam XXII/Tambun Bungai: Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial, khususnya terhadap warga perantau yang hidup sendiri jauh dari keluarga.

Di tengah hiruk pikuk kehidupan perantauan, tidak semua orang memiliki keberuntungan untuk hidup bersama keluarga. Kisah almarhum Suryani menjadi potret sunyi kehidupan seorang perantau yang menjalani hari-harinya seorang diri selama bertahun-tahun.

Tanpa sanak saudara di sisi, tanpa kabar yang datang, hingga akhirnya berpulang dalam kesunyian ,kisah ini menyentuh hati banyak orang dan menjadi refleksi tentang arti kepedulian antar sesama.

Semoga almarhum Bapak Suryani mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya, serta dilapangkan kuburnya.

Semoga Allah SWT juga memberikan ketenangan dan keikhlasan bagi keluarga yang ditinggalkan, di mana pun berada.”(Nata/Team)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Abdul Rahim Tegas Minta RDP Pelabuhan BIB Ditunda, Harmanuddin Dorong BIB Cari Solusi

Tanah Bumbu

Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu Pimpin RDP Pelabuhan BIB, Warga Sebamban Baru Tuntut Kesempatan Kerja

Tanah Bumbu

Fraksi PAN Sampaikan Pandangan terhadap Tiga Raperda

Tanah Bumbu

Fraksi PDI Perjuangan Terima Tiga Raperda Tanah Bumbu

Tanah Bumbu

Fraksi NasDem Sejahtera Sampaikan Pandangan terhadap Tiga Raperda

Tanah Bumbu

Fraksi Golkar Sampaikan Pandangan terhadap Tiga Raperda di DPRD Tanah Bumbu

Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Bahas Pengambilan Keputusan Tiga Raperda

Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Sahkan Perubahan Jadwal Kegiatan September