Home / Pemerintahan

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:54 WIB

Influencer Jadi Kunci Promosi, Kadisparpora Kotabaru Dorong Sinergi Konten Kreator dan Pengelola Wisata

KOTABARU –PeloporNewskalimantan- Peran pembuat konten digital atau influencer dinilai semakin strategis dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru, Sonny Tua Halomoan, S.T., M.E., sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para influencer yang aktif memperkenalkan keindahan destinasi wisata lokal melalui berbagai platform media sosial.

Menurut Sonny, kehadiran influencer yang memproduksi konten berupa vlog, foto, maupun cerita singkat di media sosial telah membantu memperluas jangkauan promosi pariwisata Kotabaru hingga ke luar daerah, bahkan lintas provinsi. Hal ini menjadi nilai tambah di tengah persaingan destinasi wisata antar daerah yang semakin ketat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman influencer yang sudah datang berkunjung dan membuat vlog maupun story tentang destinasi wisata di Kabupaten Kotabaru. Kontribusi mereka sangat berarti dalam membantu memperkenalkan potensi wisata daerah kita,” ujar Sonny, Kamis (8/1/2026).

Ia menjelaskan, promosi pariwisata saat ini tidak lagi hanya mengandalkan media konvensional, tetapi telah bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi dan pola konsumsi informasi masyarakat. Influencer dengan basis pengikut yang besar dinilai mampu menyampaikan pesan promosi secara lebih cepat, luas, dan persuasif.

Baca Juga :  Pemkab Kotabaru Gelar Pembinaan Akuntansi dan Launching Aplikasi Rekon Digital “Rekreasi”

Sonny menambahkan, keberhasilan sektor pariwisata tidak bisa dilepaskan dari strategi promosi dan pemasaran yang dilakukan secara berkelanjutan. Informasi tentang destinasi wisata perlu disampaikan secara berulang agar mampu membangun daya ingat dan ketertarikan masyarakat.

“Promosi itu tidak cukup sekali dua kali. Harus konsisten, terus-menerus, dan mengikuti perkembangan zaman. Influencer membantu menjangkau masyarakat yang mungkin sebelumnya belum mengetahui potensi wisata Kotabaru,” jelasnya.

Namun demikian, Sonny menegaskan bahwa promosi yang masif harus dibarengi dengan peningkatan kualitas destinasi wisata itu sendiri. Ia mengingatkan bahwa konten yang menarik harus didukung oleh kondisi lapangan yang memadai, baik dari sisi fasilitas, kebersihan, keamanan, maupun pelayanan kepada wisatawan.

“Harapan saya bukan hanya kepada influencer-nya saja, tetapi destinasi wisatanya juga harus terus berbenah. Kita harus memperbaiki hal-hal yang masih kurang, karena influencer datang ke suatu tempat tentu karena ada keunikan dan daya tarik yang bisa diangkat,” tambahnya.

Baca Juga :  Lokasi Pasar Ramadan Resmi Dialihkan, UMKM Ramadan Fest 2026 Dipusatkan di Siring Laut

Ia menilai, hubungan antara influencer dan destinasi wisata merupakan hubungan sebab-akibat yang saling berkaitan. Keunikan alam, budaya, maupun pengalaman wisata yang ditawarkan menjadi alasan utama influencer tertarik untuk berkunjung dan membagikan pengalamannya kepada publik.

“Tanpa keunikan dan daya tarik, belum tentu influencer tertarik datang. Jadi tidak bisa hanya mengandalkan promosi. Tempat yang dijadikan konten itu harus benar-benar kita benahi dan jaga kualitasnya,” tegas Sonny.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pengelola wisata, masyarakat, dan para konten kreator, Sonny berharap sektor pariwisata Kabupaten Kotabaru dapat terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah. Keindahan alam, kekayaan budaya, serta keramahan masyarakat diharapkan mampu menjadi magnet yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga membangun citra positif Kotabaru sebagai destinasi wisata unggulan di Kalimantan Selatan.”(Nata)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Menteri ATR/BPN Pulihkan Sertipikat Tanah Transmigran di Kotabaru, Tim Gabungan Lintas Kementerian Turun ke Lapangan

Pemerintahan

Pemkab Kotabaru Gandeng LAN RI, Perkuat Kualitas ASN dan Pelayanan Publik

Pemerintahan

Lokasi Pasar Ramadan Resmi Dialihkan, UMKM Ramadan Fest 2026 Dipusatkan di Siring Laut

Pemerintahan

Sekda Kotabaru Eka Syafrudin Serap Aspirasi Warga Pulau Sembilan Lewat Musrenbang Kecamatan

Pemerintahan

DPMD Kotabaru Cetak Rapor Hijau: Dana Desa Cair 100 Persen, Birokrasi Dipangkas Mulai 2026

Pemerintahan

Meski Anggaran Dipangkas, Pemkab Kotabaru Pastikan Layanan Publik, Kesiapsiagaan Bencana, dan Beasiswa Keagamaan Tetap Jalan

Pemerintahan

Bupati Kotabaru Lantik dan Rotasi Pejabat, Perkuat Birokrasi hingga Pelayanan Kesehatan

Pemerintahan

Tim BPK RI Melaksanakan Entry Meeting Audit LKPD 2025. Sekda Minta SKPD Dukung Pemeriksaan