Home / Tanah Bumbu

Selasa, 2 Desember 2025 - 13:41 WIB

Anggota DPRD Tanah Bumbu Imbau Anak-Anak Tidak Cepat Memviralkan Kejadian seperti Tumbler Hilang di KRL

TANAH BUMBU -PeloporNews Kalimantan – Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Abdul Rahim, mengimbau para orang tua dan tenaga pendidik untuk mengajarkan literasi digital kepada anak-anak sejak dini, terutama agar tidak terburu-buru memviralkan suatu kejadian di media sosial tanpa memahami dampaknya.

Menurut Abdul Rahim, perilaku membagikan foto, video, atau cerita secara spontan dapat menimbulkan masalah baru, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. “Anak-anak sekarang sangat dekat dengan gawai. Mereka bisa merekam apa saja lalu mengunggahnya dengan mudah. Padahal tidak semua hal layak untuk dipublikasikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa anak-anak harus dibiasakan untuk memeriksa kebenaran, mempertimbangkan dampak, dan menilai manfaat sebelum menyebarkan informasi apa pun. Jika salah satu poin tidak terpenuhi, maka informasi tersebut tidak seharusnya dibagikan.

Baca Juga :  Pelantikan Pimpinan DPRD Tanah Bumbu Periode 2024-2029: Andrean Atma Maulani Kembali Pimpin Dewan

Contoh Kasus: Viral Tumbler Hilang di KRL

Abdul Rahim menyoroti salah satu contoh kejadian yang beberapa waktu lalu sempat viral, yaitu keluhan seorang penumpang bernama Anita Dewi yang mengaku kehilangan tumbler berlogo Kopi Tuku di dalam Commuter Line. Kejadian itu awalnya diunggah di media sosial dan cepat menyebar, menimbulkan berbagai komentar dan spekulasi publik.

Padahal, menurut Abdul Rahim, insiden kecil seperti barang hilang tidak selalu perlu diviralkan. “Sebaiknya dilaporkan kepada petugas atau pihak berwenang. Ketika langsung diposting, sering kali muncul kesalahpahaman, bahkan bisa melukai perasaan banyak orang,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Tanah Bumbu Kunjungi Balikpapan untuk Pelajari Digitalisasi Pendidikan

Anita sendiri kemudian menyampaikan permohonan maaf dan mengakui bahwa kejadian itu menjadi pembelajaran baginya untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial.

Pentingnya Membedakan ‘Melapor’ dan ‘Menyebarkan’

Abdul Rahim menekankan bahwa anak-anak perlu diajarkan perbedaan antara melapor dan menyebarkan.
“Jika melihat kejadian penting, langkah yang benar adalah melapor kepada orang dewasa, guru, atau petugas yang bertanggung jawab—bukan langsung mengunggah ke media sosial,” tambahnya.

Ia berharap edukasi digital seperti ini diterapkan secara konsisten di sekolah dan keluarga agar anak-anak di Tanah Bumbu tumbuh menjadi generasi yang lebih bijak, berempati, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi.”(Nata/Team)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Wakil Ketua 1 DPRD Tanah Bumbu Berbaur Bersama Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di Martapura, Pejabat dan Ulama Serukan Keteladanan Akhlak

Tanah Bumbu

Terbujur Sendiri Tanpa Keluarga, Warga Asal Sunda Ditemukan Meninggal : Pengurus Beraya Sunda Tanah Bumbu Langsung Turun Ke Rumah Duka

Tanah Bumbu

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu H. Hasanuddin Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Silaturahmi

Tanah Bumbu

LKPj 2025 Disampaikan di Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu ,Andi Rudi Latif Paparkan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Tinjau Langsung Penumpang Yang Tertunda Berangkat Mudik di pelabuhan ASDP Batulicin

Tanah Bumbu

Ratusan Penumpang Tertahan dan Terlantar di Pelabuhan Batulicin, Dugaan Praktik Oknum Nakal Picu Kehebohan

Tanah Bumbu

Dukungan Penuh di Balik Pelantikan :Anggota DPRD Tanah Bumbu Hj. Ernawati Dampingi Suami dilantik Jadi Kepala Kemenag Tanah Bumbu

Tanah Bumbu

Polres Tanah Bumbu Sediakan “Internet Gratis di Jalur Mudik! Starlink Hadir di Pos Pelayanan Tamunih, Pemudik Bisa hubungi Keluarga di Tengah Perjalanan