Home / Tanah Bumbu

Kamis, 11 September 2025 - 20:45 WIB

Peringatan Penting dari BPBD Tanah Bumbu: Waspada Terhadap Potensi Bencana Hidrometeorologi

BATULICIN, PeloporNews Kalimantan– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu mengeluarkan peringatan serius kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, meskipun saat ini wilayah tersebut masih berada dalam fase musim kemarau.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Kepala BPBD, Sulhadi, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Christina Dewi Untari, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau diperkirakan akan terjadi pada bulan Oktober 2025. Meskipun demikian, curah hujan ringan hingga sedang tetap berpotensi turun di beberapa daerah, yang dapat menyebabkan terjadinya banjir serta tanah longsor.

Baca Juga :  PT. Air Minum Bersujud Lakukan Perbaikan Darurat Pipa Air Bersih, Pelanggan Diminta Bersabar

“Musim kemarau tahun ini terpantau dalam kondisi normal, tetapi tetap disertai hujan dengan intensitas yang bervariasi. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap kemungkinan munculnya bencana hidrometeorologi,” ujar Christina dalam konferensi pers yang diadakan pada Kamis (11/9/2025).

Christina juga menambahkan bahwa bulan Oktober akan menjadi masa transisi dari musim kemarau menuju musim penghujan. Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya antisipasi dini agar masyarakat dapat lebih siap menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi.

“Waspada terhadap bencana hidrometeorologi sangatlah krusial. Fenomena ini dipicu oleh interaksi antara faktor cuaca dan iklim, yang melibatkan unsur hidrologi dan meteorologi,” tegasnya.

Baca Juga :  Antisipasi Kebutuhan Masyarakat: Pemkab Tanbu Gelar Rapat Lintas Sektoral Menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024"

BPBD Tanah Bumbu terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi mereka yang tinggal di kawasan rawan banjir dan longsor. Langkah-langkah pencegahan yang dilakukan sejak dini sangat penting untuk meminimalisir risiko bencana serta melindungi keselamatan warga.

Dengan adanya informasi ini, diharapkan masyarakat lebih proaktif dalam menghadapi kemungkinan ancaman bencana, sehingga keselamatan dan ketahanan komunitas dapat terjaga dengan baik. Mari bersama-sama kita tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan demi masa depan yang lebih aman.”(Nata)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Kesepakatan Tak Kunjung Terealisasi DPRD Tanah Bumbu Desak Tambang Bertanggung jawab Atasi ” Debu dan Lumpur di jalan Setui

Tanah Bumbu

Dinkes Tanah Bumbu Turun Tangan Tindaklanjuti Keluhan Pasien, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Puskesmas

Tanah Bumbu

Rapat Paripurna DPRD, Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Peran BPD Lewat Revisi Perda untuk Majukan Desa

Tanah Bumbu

Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu Apresiasi 13 Kali WTP, Soroti Optimalisasi Pengelolaan Anggaran APBD 2025

Tanah Bumbu

Kabar Duka dari Tanah Bumbu, H. Arifin Bin Hading Berpulang ke Rahmatullah di Usia 60 Tahun

Tanah Bumbu

Komitmen Bangun Daerah, Pemkab dan DPRD Tanah Bumbu Percepat Jembatan Penghubung Satui

Tanah Bumbu

Sidang Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas LPj APBD 2025, Pemkab Catat WTP ke-13 dan SiLPA Rp1,34 Triliun

Tanah Bumbu

Paska Tragedi Bocah Tenggelam Pemdes Barokah Pasang Sepanduk Peringatan Bahaya di Area Kolam Retensi