Home / Pendidikan

Senin, 21 Juli 2025 - 07:57 WIB

Mencegah Perundungan dan Pergaulan Bebas: Ketua Badan Kehormatan DPRD Tanah Bumbu Tegaskan :Dorong Tindakan Konkret

Tanah Bumbu, PeloporNew Kalimantan 21 Juli 2025 — Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan sehat, Abdul Rahim, Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu, menekankan pentingnya pencegahan perundungan dan pergaulan bebas di sekolah. Dalam pernyataannya, Rahim mengungkapkan bahwa masalah ini harus menjadi prioritas bagi semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan.

“Pendidikan bukan hanya sekadar transfer ilmu, tetapi juga membentuk karakter anak-anak kita. Mereka perlu memahami bahwa perilaku perundungan dan kekerasan dapat memiliki dampak jangka panjang yang merugikan,” tegas Rahim.

Baca Juga :  Pangeran Hidayatullah, Pejuang Banjar yang Dianugerahi Bintang Mahaputera Utama oleh Pemerintah Republik Indonesia pada 1999

Dia mengajak Dinas Pendidikan (Disdik) dan instansi terkait untuk mengambil langkah konkret dalam pencegahan. “Kami meminta agar pencegahan dilakukan sejak dini, terutama dengan tahun ajaran baru yang dimulai. Setiap sekolah harus memiliki program yang jelas untuk mengedukasi siswa tentang dampak negatif dari bullying,” tambahnya.

Rahim juga mengusulkan agar setiap sekolah mengadakan sesi pembelajaran rutin mengenai perilaku positif dan dampak buruk dari perundungan. “Jangan anggap sepele. Pendidikan mengenai perilaku sosial harus menjadi bagian dari kurikulum. Setiap hari, anak-anak perlu diingatkan akan pentingnya saling menghormati,” ujarnya.

Baca Juga :  Mengenal Rumah Banjar Palimasan, Warisan Arsitektur Kesultanan Banjar yang Sarat Nilai Sejarah dan Keagamaan

Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya peran keluarga dan pendekatan agama dalam membentuk karakter remaja. “Keluarga adalah sokoguru utama dalam membentuk nilai-nilai moral. Selain itu, pendekatan dan pendidikan agama dapat memberikan panduan yang kuat untuk menghindari pelanggaran norma sosial dan agama di kalangan remaja,” ungkapnya.

Rahim berharap, jika sekolah mampu menciptakan lingkungan yang bebas dari perundungan dan pergaulan bebas, maka sekolah tersebut layak mendapatkan pengakuan sebagai institusi yang baik dalam membina siswa. “Kami ingin melihat sekolah-sekolah di Tanah Bumbu menjadi teladan dalam menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter,” tutupnya.

Dengan dukungan semua pihak, diharapkan langkah-langkah preventif ini dapat menciptakan kondisi belajar yang lebih baik dan aman bagi anak-anak di Tanah Bumbu.”(Team)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Milad ke-10 Ponpes Azzikra DDI Kersik Putih Meriah, Hadiah Umrah Diraih Santriwati Asal Kotabaru

Pendidikan

Ketua BAZNAS Tanah Bumbu Ucapkan Selamat Milad ke-10 Ponpes Azzikra DDI Kersik Putih

Pendidikan

Pemkab Kotabaru Peringati Hari Santri Nasional 2026, Teguhkan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

Pendidikan

Dispersip Kotabaru Dorong Budaya Literasi melalui Lomba Bercerita Tingkat SMP

Pendidikan

Layanan Bercerita Anak Dispersip Kotabaru Hadir Di Pulau Laut Tengah

Pendidikan

Bangun Budaya Baca Sejak Dini, Dispersip Kotabaru Gelar Story Telling Bersama PT Arutmin

Pendidikan

Serunya Anak TK Mengenal Literasi Lewat Cerita Kura-Kura dan Monyet

Pendidikan

Jejak Ulama Besar Keturunan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Syekh Ali Junaidi Berau