Home / Tanah Bumbu

Jumat, 7 Maret 2025 - 09:30 WIB

Keselamatan di ujung Tombak! Komisi III DPRD Tanah Bumbu Desak Regulasi Ketat untuk Jalan Alternatif: Kendaraan berat dilarang untuk melintas demi keselamatan

TANAH BUMBU –Pelopor News Kalimantan – Dalam upaya mendesak perubahan yang signifikan demi keselamatan dan kelayakan infrastruktur jalan, Komisi III DPRD Tanah Bumbu melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishub Kalsel) pada Kamis (6/3/2025). Dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, H. Hasanuddin, dan Ketua Komisi III, Andi Asdar Wijaya, rombongan ini mengangkat isu krusial mengenai regulasi maraknya kendaraan berat yang melintasi jalan alternatif.

Andi Asdar Wijaya mengungkapkan kekhawatirannya: “Jalan alternatif Batulicin-Banjarbaru tidak dirancang untuk truk tronton atau angkutan logistik besar. Ini adalah jalan provinsi dengan spesifikasi lebih ringan, dan dapat mengalami kerusakan serius jika tidak diatur dengan benar. Medan yang berkelok dan menanjak ini sangat rentan!”

Baca Juga :  Komisi II DPRD Tanah Bumbu Lakukan Konsultasi Ke Dinas Pertanian Program Strategis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel

Dengan tegas, ia meminta pembatasan akses untuk kendaraan besar, hanya memperbolehkan mobil kecil dan kendaraan roda empat. Komisi III juga mencatat minimnya fasilitas penerangan dan rambu lalu lintas yang dapat membahayakan pengguna jalan.

“Kami mendorong pemasangan lebih banyak Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya, dan penyesuaian jarak antar PJU dari 25 meter menjadi 50 meter agar lebih efektif dalam menerangi jalan,” tambahnya.

Tak ketinggalan, anggota Komisi III, Said Ismail, menyoroti kebutuhan mendesak akan lampu lalu lintas tambahan di Simpang Empat Sari Gadung, Pal 6 Kodeko. “Tanpa lampu merah tambahan, kawasan ini rawan kemacetan dan kecelakaan lalu lintas!” serunya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Dishub Kalsel untuk menyusun regulasi yang lebih ketat terkait penggunaan jalan alternatif. Terutama dengan maraknya mobil peti kemas yang melintas, yang sering kali menyebabkan kecelakaan. Komisi III menuntut larangan keras terhadap kendaraan berat seperti truk tronton dan mobil peti kemas, serta peningkatan fasilitas pendukung demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Baca Juga :  Langkah Kolaboratif Menangani Banjir: Dinas PUPR Tanah Bumbu dan Pemerintahan Desa Mitigasi Banjir di Jalan Afiat Desa Hidayah Makmur"

Langkah berani Komisi III DPRD Tanah Bumbu ini menunjukkan komitmen mereka dalam memperjuangkan infrastruktur yang lebih layak dan aman bagi masyarakat. Dengan regulasi yang tepat dan fasilitas yang memadai, jalan alternatif Batulicin-Banjarbaru dapat berfungsi lebih efisien, tanpa mengorbankan daya tahan jalan dan keselamatan pengguna.

Perubahan ini bukan sekadar harapan, tetapi sebuah tuntutan untuk masa depan yang lebih baik!(Tim Ipji)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Wakil Ketua 1 DPRD Tanah Bumbu Berbaur Bersama Ribuan Jamaah Hadiri Haul ke-220 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di Martapura, Pejabat dan Ulama Serukan Keteladanan Akhlak

Tanah Bumbu

Terbujur Sendiri Tanpa Keluarga, Warga Asal Sunda Ditemukan Meninggal : Pengurus Beraya Sunda Tanah Bumbu Langsung Turun Ke Rumah Duka

Tanah Bumbu

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu H. Hasanuddin Sampaikan Ucapan Idul Fitri 1447 H, Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan dan Silaturahmi

Tanah Bumbu

LKPj 2025 Disampaikan di Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu ,Andi Rudi Latif Paparkan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi dan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Tinjau Langsung Penumpang Yang Tertunda Berangkat Mudik di pelabuhan ASDP Batulicin

Tanah Bumbu

Ratusan Penumpang Tertahan dan Terlantar di Pelabuhan Batulicin, Dugaan Praktik Oknum Nakal Picu Kehebohan

Tanah Bumbu

Dukungan Penuh di Balik Pelantikan :Anggota DPRD Tanah Bumbu Hj. Ernawati Dampingi Suami dilantik Jadi Kepala Kemenag Tanah Bumbu

Tanah Bumbu

Polres Tanah Bumbu Sediakan “Internet Gratis di Jalur Mudik! Starlink Hadir di Pos Pelayanan Tamunih, Pemudik Bisa hubungi Keluarga di Tengah Perjalanan