Home / Tanah Bumbu

Kamis, 6 Maret 2025 - 15:45 WIB

DPRD Tanah Bumbu Kunjungi Dinas Perhubungan Kalsel: Fokus pada Pengembangan Jalan Alternatif

BATULICIN -pelopor News Kalimantan – 6 Maret 2025, Komisi III DPRD Tanah Bumbu melakukan kunjungan kerja yang penting ke Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan. Rombongan, yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD, H. Hasanuddin, disertai Ketua Komisi III, Andi Asdar Wijaya, dan seluruh anggota komisi, bertujuan untuk membahas isu-isu krusial terkait infrastruktur jalan.

Dalam pertemuan tersebut, Andi Asdar Wijaya menekankan urgensi regulasi kendaraan yang melintasi jalan alternatif. Ia mengingatkan bahwa jalan alternatif saat ini memiliki kelas yang berbeda dibandingkan jalan nasional yang menghubungkan Pelaihari, Satui, dan Pagatan.

Sebagai catatan, jalan alternatif Batulicin-Banjarbaru merupakan bagian dari jalan provinsi yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, bukan jalan nasional. Jalan nasional dirancang dengan spesifikasi yang lebih kuat untuk menampung lalu lintas kendaraan berat, seperti truk tronton dan trailer pengangkut kontainer, sedangkan jalan provinsi lebih cocok untuk kendaraan ringan.

Baca Juga :  Kotabaru Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Kesembilan Kalinya Berturut-turut

“Jalan alternatif Batulicin-Banjarbaru memiliki tantangan tersendiri dengan medan yang berliku dan tanjakan curam. Ini mengakibatkan material perkerasan jalan di beberapa titik menjadi kurang padat. Ketika terjadi kerusakan, perawatannya menjadi sulit. Kami merekomendasikan agar jalan ini hanya digunakan oleh kendaraan kecil atau mobil roda empat,” tegas Andi Asdar Wijaya.

Lebih lanjut, ia juga mengusulkan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya serta rambu dan marka jalan di jalur alternatif tersebut. Menurutnya, jalur ini semakin diminati karena mampu memangkas waktu tempuh hingga tiga jam dari Tanah Bumbu ke Banjarbaru.

Baca Juga :  Pilkada Tanah Bumbu: Momentum Bersejarah, Abah Zairullah Berikan Suara di TPS 10

“Kami juga meminta agar PJU yang ada saat ini ditata ulang. Jarak antar PJU yang saat ini sekitar 25 meter sebaiknya diperpanjang menjadi 50 meter untuk meningkatkan jangkauannya,” tambahnya.

Di sisi lain, anggota Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Said Ismail, mendesak Dinas Perhubungan Kalsel untuk menambah lampu lalu lintas di Simpang Empat Sari Gadung, khususnya di Pal 6 Kodeko.

“Tambahan lampu merah di lokasi ini sangat penting untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” ungkap Said Ismail.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan bagi Dinas Perhubungan Kalsel dalam merumuskan kebijakan yang lebih jelas terkait penggunaan jalan alternatif serta peningkatan fasilitas pendukung di jalur tersebut.”(Om Anwar/Team)

 

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Komisi II dan III DPRD Kotabaru Sidak Kelangkaan Susu UHT Putih di sejumlah Minimarket

Tanah Bumbu

INFORMASI :Jam Pelayanan Kantor Desa Hidayah Makmur Kecamatan Simpang Empat Resmi Berubah :Mulai 13 April 2026

Tanah Bumbu

Rhoma Irama Guncang Pagatan! Raja Dangdut Siap Meriahkan HUT ke-23 Tanah Bumbu dan Festival Mappanre Ri Tasi’e

Tanah Bumbu

Bupati Tanah Bumbu Pimpin Penanaman 6.600 Mangrove, dikawasan Muara Pagatan ,Perkuat Benteng Pesisir dan Dorong Ekonomi Hijau

Tanah Bumbu

Warga Desa Sejahtera Keluhkan PJU Banyak yang Mati Total saat Reses DPRD Tanah Bumbu,:Abdul Rahim Menyatakan Komitmennya untuk Menindak Lanjuti Keluhan Warga

Tanah Bumbu

Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Bacakan Sejarah Pembentukan Daerah di HUT ke-23, Bangkitkan Semangat Kebersamaan

Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Gelar Rapat Paripurna Bahas Penyampaian Reperda Pencabutan Perda Nomor 6 Tahun 2020 , Awali Tahapan Baru Penyesuaian Wilayah

Tanah Bumbu

Cerita Singkat KH .Zainal Ilmi Al-Banjari Keteladanan Ulama Besar Martapura Kalimantan Selatan Zuriat Syekh, Muhammad Arsyad Al-Banjari