Home / Pendidikan

Selasa, 25 Februari 2025 - 21:16 WIB

Peringati HPSN 2025, SMP Negeri 2 Kusan Hulu Gelar Senam dan Aksi Bersih Lingkungan

Tanah Bumbu, Pelopor News Kalimantan 25 februari 2025 – SMP Negeri 2 Kusan Hulu menggelar kegiatan peduli lingkungan dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025 dengan tema “Kolaborasi untuk Indonesia Bersih.” Acara ini diawali dengan senam bersama pada pukul 07.30 WITA, kemudian dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih di lingkungan sekolah, sekitar area sekolah, serta Taman Tamara di Kecamatan Teluk Kepayang.

Tak hanya melibatkan siswa dan guru, kegiatan ini juga didukung oleh aparatur Desa Teluk Kepayang, staf Kecamatan Teluk Kepayang, serta siswa SD setempat yang bahu-membahu membersihkan lingkungan sekitar Taman Tamara dan lapangan sepak bola desa.

Kepala SMP Negeri 2 Kusan Hulu, Sri Supadmi, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. “Kami ingin membangun kebiasaan baik di kalangan siswa dan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan serta bagaimana sampah dapat dikelola agar memiliki nilai guna,” ujarnya.

Setelah sesi senam pagi, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan bersih-bersih lingkungan. Mereka memungut sampah, menyapu halaman, hingga memilah sampah organik dan anorganik. Semangat kebersamaan begitu terasa saat para siswa, guru, dan masyarakat bekerja sama membersihkan area yang telah ditentukan.

Baca Juga :  Pangeran Abdul Qodir (Pangeran Sukarama II): Sang Paman Sekaligus Mertua Sultan Suriansyah, Peletak Dasar Keislaman di Tanah Banjar

Dukungan untuk Sekolah Adiwiyata dan Edukasi Lingkungan
Tak hanya berfokus pada aksi bersih-bersih, kegiatan ini juga mendukung program Sekolah Adiwiyata, yang mengedepankan pendidikan berbasis lingkungan. Wakil Kepala Sekolah, Didi Hamsari, menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi sekolah dalam menciptakan generasi peduli lingkungan. “Kami ingin siswa tidak hanya paham pentingnya kebersihan, tetapi juga memiliki peran aktif dalam menjaga lingkungan sekitarnya,” katanya.

Selain membersihkan lingkungan, para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan sampah, mulai dari cara memilah, mendaur ulang, hingga mengubah sampah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.

Antusiasme Siswa dalam Aksi Peduli Lingkungan
Salah satu siswa kelas IX, Erwin Azzam, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan ini. “Saya jadi lebih sadar bahwa menjaga kebersihan itu bukan hanya tugas petugas kebersihan, tapi tanggung jawab kita semua. Mulai sekarang, saya ingin lebih peduli terhadap lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pondok Pesantren Azzikra DDI Kersik Putih Sambut 225 Santri/Wati Baru Tahun Pelajaran 2025/2026

Setelah proses pemilahan, sampah yang terkumpul kemudian ditimbang dan dikelola oleh petugas kebersihan desa serta pengepul yang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memastikan sampah diolah dengan prinsip daur ulang dan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 2 Kusan Hulu bersama aparatur desa dan masyarakat berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kolaborasi ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain dan komunitas sekitar untuk terus menjaga kelestarian lingkungan dan mengelola sampah dengan lebih baik.

Dengan semangat kebersamaan, peringatan HPSN 2025 di SMP Negeri 2 Kusan Hulu bukan sekadar perayaan, tetapi juga langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk masa depan yang lebih baik.”(Nata/Team)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Pangeran Syarif Nata Kusuma: Ulama Hadramaut yang Menjadi Menantu Sultan Adam dan Tokoh Penting Kesultanan Banjar

Pendidikan

Pemkab Kotabaru Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah Untuk Tingkat Paud, SD dan SMP

Pendidikan

Anggota DPRD Tanah Bumbu Abdul Rahim Dorong Kampanye Anti-Bullying di Sekolah: Wujudkan Lingkungan Pendidikan yang Aman dan Inklusif

Pendidikan

Pangeran Suria Winata, Sang Bangsawan Banjar yang Jadi Regent Martapura di Masa Transisi Kesultanan ke Kolonial

Pendidikan

Mengenang Sulthan Muhammad Aminullah, Penguasa Bijak Banjar yang Wafat di Pulau Laut”

Pendidikan

Jejak Heroik Demang Lehman, Panglima Perang Banjar yang Tak Takut Mati Demi Kemerdekaan: Melawan Kolonialisme Belanda

Pendidikan

Jejak Agung Raden Zakaria: Pendiri Masjid Pertama di Martapura Tahun 1596, Sang Ulama yang Menyatukan Banjar dengan Ilmu dan Cinta Damai

Pendidikan

Menggema di Tanah Bumbu! Peringatan Hari Santri 2025 Teguhkan Peran Pesantren Jaga Kemerdekaan dan Peradaban