Home / Tanah Bumbu

Rabu, 12 Februari 2025 - 17:27 WIB

Komisi I DPRD Tanah Bumbu Bergerak Dengan Tegas ! Desak BPJS Permudah Layanan Kesehatan Untuk Masyarakat

TANAH BUMBU –Pelopor News Kalimantan – Pelayanan BPJS Kesehatan di Tanah Bumbu kembali menjadi sorotan! Komisi I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menggelar rapat kerja dengan BPJS Kesehatan Tanah Bumbu dan RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor pada Rabu (12/2/2025). Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD, Boby Rahman, guna membahas berbagai kendala regulasi yang dinilai menyulitkan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.

Anggota DPRD, Said Ismail Kholil Al-Idrus, dengan tegas menyampaikan bahwa banyak warga yang mengeluhkan pelayanan BPJS Kesehatan, mulai dari sulitnya proses rujukan hingga penolakan layanan dalam kondisi darurat.

“Kami menerima banyak laporan warga yang kesulitan menggunakan BPJS, bahkan ada yang harus membayar biaya rumah sakit secara pribadi karena sistem rujukan yang berbelit-belit. Ini persoalan serius yang harus segera ditangani!” tegasnya.

Salah satu kebijakan yang paling disorot adalah kewajiban ibu hamil untuk terlebih dahulu berobat ke puskesmas sebelum bisa dirujuk ke rumah sakit. DPRD menilai kebijakan ini tidak fleksibel, terutama dalam situasi darurat yang mengancam keselamatan ibu dan bayi.

Baca Juga :  TP PKK Tanah Bumbu Kaji Tiru Keberhasilan Kota Batam: Dorong Kemajuan UMKM dan Perekonomian Daerah

Tak hanya itu, warga yang sakit di luar daerah juga menghadapi kendala serius. Mereka harus mendapatkan rujukan dari daerah asal sebelum bisa berobat menggunakan BPJS. “Ini jelas menyulitkan! Bagaimana jika kondisi pasien kritis dan butuh tindakan cepat?” ujar anggota dewan dengan nada geram.

BPJS Klarifikasi, Tapi Dinilai Kurang Sosialisasi
Perwakilan BPJS Kesehatan mencoba menjelaskan bahwa sistem rujukan merupakan kebijakan nasional dari Kementerian Kesehatan. Mereka mengklaim bahwa dalam kondisi gawat darurat, pasien tetap bisa langsung ke rumah sakit tanpa rujukan.

“Jika kondisi pasien memang gawat darurat, rumah sakit wajib melayani tanpa perlu rujukan. Namun, untuk kasus non-darurat, prosedur tetap harus diikuti,” jelas perwakilan BPJS.

Namun, dokter spesialis kandungan, dr. Saiful, justru mengkritik sistem ini yang dinilai kurang sosialisasi di lapangan.

“Banyak pasien yang tidak memahami aturan BPJS karena informasi yang diberikan hanya sebatas iuran dan kelas layanan. Padahal, mereka perlu tahu hak-hak mereka dalam sistem BPJS,” ungkapnya.

Ia juga mempertanyakan kesiapan BPJS dalam mendukung tenaga medis agar sistem ini bisa berjalan efektif. “Kalau aturan ini diterapkan, apakah BPJS sudah menyiapkan tenaga medis yang cukup di puskesmas dan rumah sakit?” tanyanya.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu: Kebijakan Anggaran 2025 yang Responsif untuk Masyarakat

Tak ingin berlama-lama dengan polemik, DPRD Tanah Bumbu menuntut tindakan nyata dari BPJS Kesehatan. Salah satu solusi yang diajukan adalah menempatkan petugas BPJS di rumah sakit untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala administrasi.

“Banyak warga yang bingung dengan aturan BPJS. Kami ingin ada petugas khusus di rumah sakit yang bisa memberikan solusi langsung, bukan sekadar aturan di atas kertas,” ujar Said Ismail Kholil Al-Idrus.

Selain itu, DPRD juga mendesak agar ada kebijakan khusus bagi warga Tanah Bumbu yang sedang berada di luar daerah agar mereka tetap bisa menggunakan BPJS tanpa hambatan administratif.

Komisi I DPRD Tanah Bumbu berharap rapat ini bisa menjadi langkah awal bagi BPJS dan RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor untuk melakukan perbaikan layanan. “Jangan sampai ada lagi warga yang menderita hanya karena sistem yang kaku dan tidak berpihak pada rakyat,” tegas mereka.”(Nata/Team)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Jejak Sejarah Suku Bugis dan Makam Ulama Besar Abad ke 19 di Pulau Sawangi yang kini Menanti Perhatian

Tanah Bumbu

Ketua Badan Kehormatan (BK )DPRD Tanah Bumbu Ingatkan Bahaya Judi Online dan Pinjol Ilegal, Generasi Muda Diminta Waspada

Tanah Bumbu

Semarak Sambut Ramadhan 1447 H, 1.300 Keluarga Besar Madrasah Darul Azhar Gelar Pawai Ta’aruf di Tanah Bumbu

Tanah Bumbu

Pra Musrenbang Kecamatan Simpang Empat 2026 Fokus Tekan Stunting, Siapkan Perencanaan Matang untuk 2027

Tanah Bumbu

Kelurahan Tungkaran Pangeran Gelar Sosialisasi Edukasi Warga soal Prakerja dan Pencegahan Kebakaran, Antusiasme Peserta Tinggi

Tanah Bumbu

Dari Panggung Rakyat, Ketua BK DPRD Tanah Bumbu Abdul Rahim Serukan Penyelamatan Generasi dari Bahaya Narkoba dan Judi Online

Tanah Bumbu

Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu H. Hasanuddin Murat Berduka, Tokoh Perjuangan Daerah H. Hasudungan Tutup Usia

Tanah Bumbu

Dampak Kebakaran Di Karang Bintang, Distribusi Air Bersih Terhenti Sementara di Sejumlah Wilayah Tanah Bumbu : Memejemen Air Minum Bersujud ucapkan Permohonan maaf Dan Imbau warga Hemat Air