Home / Tanah Bumbu

Minggu, 2 Februari 2025 - 19:57 WIB

Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu Dukung Normalisasi Sungai Ma’tone untuk Transportasi dan Ketahanan Pangan

Tanah Bumbu – Pelopor News Kalimantan -2 Februari 2025 -Sungai di Desa Ma’tone Kampung Baru, yang membentang dari RT 5 hingga RT 1 dan menembus Desa Pulau Satu, memiliki nilai sejarah yang kuat. Dahulu, sungai ini menjadi jalur utama kapal phinisi dan transportasi air bagi warga setempat. Selain sebagai sarana pengangkutan kelapa dan sagu, sungai ini juga menjadi tempat mencari ikan. Dengan lebar lebih dari 20 meter pada masanya, sungai ini mampu menampung kapal kayu untuk berlindung, bahkan hingga kini, bangkai kapal phinisi masih dapat ditemukan di antara rimbunan pohon bambu.

Husaini, warga RT 1 Desa Ma’tone Kampung Baru, mengenang masa kejayaan sungai tersebut. “Dulu, sebelum ada kendaraan dan akses jalan setapak masih terbatas, sungai ini sudah berperan penting sebagai jalur utama transportasi. Kapal-kapal kayu berlindung di sini, dan bangkai kapal phinisi masih ada sampai sekarang,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Tanah Bumbu Gelar Rapat Paripurna Bahas Perubahan Perda Susunan Perangkat Daerah

Sebagai langkah nyata untuk mengembalikan fungsi sungai, Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin,Am.S.Ag.M.A telah mendorong proses normalisasi sungai sejak akhir tahun lalu. “Alhamdulillah, normalisasi telah dilakukan. Namun, ke depan, kami berharap agar pekerjaan ini bisa diperluas dalam skala lebih besar agar sungai dapat berfungsi optimal kembali,” kata Husaini.

H. Hasanuddin ,Am.S.Ag.M.A menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal upaya perbaikan sungai, termasuk dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum untuk merancang perbaikan teknis yang lebih modern. “Kami ingin agar sungai ini dilengkapi siring pasangan batu dan jembatan yang kokoh dengan desain estetis, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi tetapi juga memperindah Kota Pagatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa DPRD Tanah Bumbu akan mengusulkan anggaran untuk pembangunan siring permanen di sepanjang Sungai Kusan, khususnya di wilayah Pagatan, guna memperkuat ketahanan lingkungan dan mencegah banjir. “Kami akan mendesak pemerintah daerah agar segera memasang pengaman berupa siring batu di kedua sisi sungai untuk mencegah penyempitan lebih lanjut,” tegasnya.

Baca Juga :  Cerita Singkat KH .Zainal Ilmi Al-Banjari Keteladanan Ulama Besar Martapura Kalimantan Selatan Zuriat Syekh, Muhammad Arsyad Al-Banjari

Selain menghidupkan kembali fungsi transportasi air, upaya normalisasi ini juga diharapkan dapat mendukung sektor perikanan serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Wilayah seperti Desa Ma’tone Kampung Baru, Desa Pulau Satu, Desa Penyolongan, Desa Mudalang, Desa Rantau Panjang Hulu, Rantau Panjang Hilir, dan Muara Pagatan telah lama dikenal sebagai sentra penghasil kelapa yang berperan penting dalam perekonomian Tanah Bumbu.

Dengan rencana perbaikan yang lebih besar dan terintegrasi, Sungai Ma’tone Kampung Baru diharapkan dapat bertransformasi menjadi ikon keindahan dan kesejahteraan bagi masyarakat, sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi di wilayah Tanah Bumbu.”(Nata/Team)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Antrean Solar Bersubsidi di SPBU Jalan Simpang Tiga Pelabuhan Pery Batulicin Memanas, Sesama Pelangsir Terlibat Keributan, Salah Seorang Diduga Keluarkan Senjata Tajam

Tanah Bumbu

Semarak HUT ke-81 RI, PT Air Minum Bersujud Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Bersama Pelanggan

Tanah Bumbu

HUT ke-81 RI, Bupati Andi Rudi Latif Apresiasi Peran Veteran dan Seniman Tanah Bumbu

Tanah Bumbu

Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu H. Hasanuddin: HUT ke-81 RI Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Pengabdian kepada Rakyat

Tanah Bumbu

81 Tahun Indonesia Merdeka: Menengok Jasa Pahlawan, Menatap Masa Depan, dan Mengisi Kemerdekaan dengan Keadilan

Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Dorong CFD Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM Tanah Bumbu

Tanah Bumbu

Optimalisasi Keandalan Layanan Air Minum di Desa Sarigadung

Tanah Bumbu

Dua Raperda Dibahas DPRD Tanah Bumbu, Aspirasi Soal Masa Jabatan RT Muncul di Luar Rapat