Home / Tanah Bumbu

Selasa, 8 Oktober 2024 - 22:29 WIB

Tragis! Anak Tiri Tewas Akibat Kekerasan, Ibu dan Ayah Tiri Melarikan Diri Bersama

Oplus_131072

Oplus_131072

Tanah Bumbu, Pelopor News Kalimantan – Desa Manunggal, Kecamatan Karang Bintang, diguncang peristiwa tragis yang melibatkan dugaan kekerasan dalam keluarga. Seorang bocah malang berusia 3 tahun harus meregang nyawa, diduga akibat penganiayaan oleh ayah tirinya, berinisial R (35). Lebih mengejutkan, ibu kandung korban, SM (26), diduga ikut kabur bersama pelaku.

Peristiwa ini terungkap setelah SM melapor ke polisi pada 28 Agustus 2024, dua hari setelah kejadian. Kapolres Tanah Bumbu melalui Kasat Reskrim, AKP Agung Kurnia Putra, menjelaskan bahwa ayah tiri korban telah melarikan diri dan kini menjadi buronan. “Ayah tiri korban sudah melarikan diri selama dua minggu. Pencarian sedang dilakukan,” ungkapnya pada Selasa (8/10/2024)

Baca Juga :  Anggota DPRD Tanah Bumbu Serahkan LHKPN, Siap Dilantik Akhir Agustus

Namun, kejanggalan dalam kasus ini justru menambah teka-teki. Ibu kandung korban sempat ingin mencabut laporannya, namun polisi menolak permintaan tersebut. Hal yang lebih mengejutkan, SM kemudian menghilang bersama suaminya yang menjadi tersangka.

“Ibu korban datang untuk mencabut laporan, tapi kami menolak dan memintanya pulang. Kini, dia juga melarikan diri bersama suaminya,” tambah AKP Agung.

Berdasarkan hasil penyelidikan, korban mengalami patah tulang di bagian leher, lengan, dan tulang iga. Kejadian bermula ketika SM pulang dari berbelanja dan mendapati anaknya dalam kondisi lemas dengan lebam di dahi, rahang, dan lengan. Pelaku kemudian membawa korban ke puskesmas setempat sebelum dirujuk ke RS Marina Hospital, namun malang korban tidak tertolong, dalam perjalanan menghembuskan napas terakhirnya

Baca Juga :  DPRD Tanah Bumbu Dorong Prioritas Tenaga Kerja Lokal di Perusahaan
Oplus_131072

Korban dimakamkan pada 28 Agustus 2024 di pemakaman umum Desa Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat.

Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat untuk tidak menutup mata terhadap kekerasan dalam rumah tangga. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan adanya kekerasan yang terjadi di sekitar mereka. Jangan biarkan korban-korban kekerasan, terutama anak-anak, terabaikan. Mari bersama kita ciptakan lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang bagi generasi penerus.

Segera laporkan setiap tindakan kekerasan kepada pihak berwenang untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali.”(Nata/Team)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Rapat Paripurna DPRD, Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Peran BPD Lewat Revisi Perda untuk Majukan Desa

Tanah Bumbu

Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu Apresiasi 13 Kali WTP, Soroti Optimalisasi Pengelolaan Anggaran APBD 2025

Tanah Bumbu

Kabar Duka dari Tanah Bumbu, H. Arifin Bin Hading Berpulang ke Rahmatullah di Usia 60 Tahun

Tanah Bumbu

Komitmen Bangun Daerah, Pemkab dan DPRD Tanah Bumbu Percepat Jembatan Penghubung Satui

Tanah Bumbu

Sidang Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas LPj APBD 2025, Pemkab Catat WTP ke-13 dan SiLPA Rp1,34 Triliun

Tanah Bumbu

Paska Tragedi Bocah Tenggelam Pemdes Barokah Pasang Sepanduk Peringatan Bahaya di Area Kolam Retensi

Tanah Bumbu

Makam Syaid Sholeh Ulama Besar Abad ke 19 Penyebar Islam dan Ratusan Kuburan Leluhur di pulau Sawangi Menanti Perhatian Pemerintah Daerah berharap Jembatan Menuju Pemakaman Bersejarah Segera Dibangun

Tanah Bumbu

Tangis Warga Pecah di Tepi Danau Retensi Desa Barokah ,Bocah 10 Tahun Tenggelam Ditemukan Meninggal Setelah 9 Jam Pencarian