Home / Tanah Bumbu

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:01 WIB

Kesepakatan Tak Kunjung Terealisasi DPRD Tanah Bumbu Desak Tambang Bertanggung jawab Atasi ” Debu dan Lumpur di jalan Setui

Oplus_16908288

Oplus_16908288

TANAH BUMBU – Pelopornewskalimantan.com-Janji penanganan dampak aktivitas tambang di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, kembali menjadi sorotan. Setelah kesepakatan antara DPRD dan pihak perusahaan tambang sebelumnya dibuat, persoalan debu serta lumpur yang berasal dari kendaraan operasional tambang disebut masih belum menemukan titik penyelesaian.(23/6/2026)

Anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Masripay, melontarkan kritik keras terhadap kondisi tersebut. Ia menilai komitmen yang telah dibangun bersama perusahaan sejak awal 2025 belum sepenuhnya terlihat dalam praktik di lapangan.

Menurut Masripay, persoalan ini sebelumnya sudah dibahas melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan yang melibatkan sejumlah perusahaan tambang, termasuk PT Wahana beserta kontraktornya.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu poin kesepakatan adalah memastikan kendaraan operasional tambang dalam kondisi bersih sebelum melintas menuju kawasan permukiman dan jalan umum.

“Kita sudah bersepakat sekitar satu setengah tahun lalu. Kendaraan operasional, baik angkutan karyawan maupun armada pendukung, harus dibersihkan sebelum masuk wilayah perkotaan atau pemukiman. Tetapi kenyataannya, kendaraan masih ditemukan membawa lumpur ke jalan umum,” ujar Masripay.

Baca Juga :  Kafilah Kecamatan Karang Bintang Resmi Dilepas untuk Ikuti MTQ Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu

Masripay mengungkapkan, dampak aktivitas kendaraan tambang tidak hanya mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga berpotensi berdampak terhadap kesehatan warga.

Saat musim panas, lumpur yang tertinggal di jalan mengering dan berubah menjadi debu yang beterbangan. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu kualitas udara, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas setiap hari di sekitar jalur tersebut, termasuk anak-anak yang melintas saat pergi dan pulang sekolah.

Sementara ketika hujan turun, material lumpur yang terbawa kendaraan tambang membuat sejumlah ruas jalan menjadi licin dan berisiko membahayakan pengguna jalan.

Wilayah yang disebut terdampak meliputi jalur mulai dari kawasan underpass PT Arutmin Indonesia, Desa Makmur Mulia, Sungai Danau, hingga Desa Sinar Bulan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Masripay mendorong perusahaan tambang menyediakan fasilitas pencucian kendaraan atau wheel wash di area keluar tambang sebelum armada memasuki jalan umum.

Ia menegaskan, DPRD tidak bermaksud menghambat aktivitas investasi maupun operasional perusahaan, namun meminta agar perusahaan menjalankan tanggung jawab terhadap dampak yang muncul dari kegiatan tambang.

Baca Juga :  Tragis! Anak Tiri Tewas Akibat Kekerasan, Ibu dan Ayah Tiri Melarikan Diri Bersama

“Kami tidak melarang kendaraan operasional melintas di jalan umum. Yang kami minta sederhana, kendaraan dibersihkan terlebih dahulu agar lumpur tidak ikut terbawa ke jalan masyarakat,” tegasnya.

Masripay juga menyoroti beban pemerintah daerah yang selama ini harus ikut menangani persoalan debu dan lumpur tersebut.

Menurutnya, pembersihan jalan akibat material yang berasal dari aktivitas kendaraan tambang membutuhkan biaya operasional yang tidak sedikit dan berpotensi membebani anggaran daerah.

Ia berharap perusahaan, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat dapat duduk bersama mencari solusi jangka panjang agar persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun ini tidak terus berulang.

“Jangan sampai anggaran daerah terus digunakan untuk menangani dampak yang seharusnya menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, persoalan debu dan lumpur tambang di jalur Satui masih menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan serta kenyamanan warga.”(Nata)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Dinkes Tanah Bumbu Turun Tangan Tindaklanjuti Keluhan Pasien, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Puskesmas

Tanah Bumbu

Rapat Paripurna DPRD, Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Peran BPD Lewat Revisi Perda untuk Majukan Desa

Tanah Bumbu

Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu Apresiasi 13 Kali WTP, Soroti Optimalisasi Pengelolaan Anggaran APBD 2025

Tanah Bumbu

Kabar Duka dari Tanah Bumbu, H. Arifin Bin Hading Berpulang ke Rahmatullah di Usia 60 Tahun

Tanah Bumbu

Komitmen Bangun Daerah, Pemkab dan DPRD Tanah Bumbu Percepat Jembatan Penghubung Satui

Tanah Bumbu

Sidang Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas LPj APBD 2025, Pemkab Catat WTP ke-13 dan SiLPA Rp1,34 Triliun

Tanah Bumbu

Paska Tragedi Bocah Tenggelam Pemdes Barokah Pasang Sepanduk Peringatan Bahaya di Area Kolam Retensi

Tanah Bumbu

Makam Syaid Sholeh Ulama Besar Abad ke 19 Penyebar Islam dan Ratusan Kuburan Leluhur di pulau Sawangi Menanti Perhatian Pemerintah Daerah berharap Jembatan Menuju Pemakaman Bersejarah Segera Dibangun