Kotabaru –Pelopornewskalimantan- Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Senin (30/3/2026), di ruang rapat Pemda lantai 3.
Mengusung tema “Penguatan Investasi dan Perekonomian melalui Pembangunan Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas”, kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Kotabaru, unsur Forkopimda, DPRD, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, kepala perangkat daerah, camat, serta perwakilan masyarakat dan pelaku usaha.
Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Suwanti, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah. DPRD, kata dia, telah menghimpun sebanyak 2.831 usulan pokok pikiran yang mencakup berbagai sektor prioritas.
“Usulan tersebut meliputi bidang ekonomi, pembangunan manusia, serta infrastruktur dan kewilayahan yang diharapkan mampu mendorong program yang tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos yang diwakili Wakil Bupati Syairi Mukhlis, S.Sos saat membuka kegiatan menekankan pentingnya Musrenbang sebagai forum penentu arah pembangunan daerah ke depan. Ia menyoroti peran investasi sebagai kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menurutnya, kemudahan perizinan, kepastian hukum, serta jaminan keamanan menjadi faktor utama dalam menarik minat investor.
“Kita harus menciptakan iklim investasi yang kondusif agar mampu membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Selain investasi, pembangunan infrastruktur, khususnya jalan, juga menjadi perhatian. Dengan total panjang jalan kabupaten sekitar 1.200 kilometer, pemerintah daerah dituntut menetapkan prioritas pembangunan yang sesuai dengan kemampuan anggaran.
Di sektor sumber daya manusia, Wakil Bupati juga menyoroti angka stunting yang masih berada di kisaran 23,2 persen. Ia menegaskan perlunya sinergi lintas sektor untuk menekan angka tersebut.
“Penanganan stunting harus dilakukan secara terpadu oleh seluruh perangkat daerah,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah narasumber memaparkan materi terkait arah kebijakan pembangunan, penguatan investasi dan iklim usaha, strategi peningkatan pendapatan daerah, hingga pengembangan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja.
Panitia melaporkan, Musrenbang RKPD 2027 diikuti sekitar 170 peserta dari berbagai unsur, mulai dari DPRD, perangkat daerah, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga perwakilan perempuan dan pemuda.
Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah daerah juga memberikan penghargaan kepada kecamatan terbaik dalam pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Tahun 2026. Kecamatan Pulau Laut Barat meraih peringkat pertama, disusul Kecamatan Kelumpang Tengah dan Kecamatan Sampanahan.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap dapat merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih terarah, realistis, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah.'(Nata)













