Home / Pendidikan

Jumat, 24 Januari 2025 - 12:55 WIB

SMP Negeri 2 Kusan Hulu Gagas Ecobrick, Langkah Nyata Wujudkan Sekolah Ramah Lingkungan

TANAH BUMBU – –Pelopor News Kalsel – 24 Januari 2025- Dalam upaya mendukung gerakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, SMP Negeri 2 Kusan Hulu meluncurkan program inovatif pembuatan ecobrick dari limbah plastik. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen sekolah untuk mendukung Profil Pelajar Pancasila (P5) dan memperkuat statusnya sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi.

Dipimpin oleh Kepala Sekolah, Sri Supadmi, S.Pd., program ini bertujuan mengurangi limbah plastik sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan pada siswa. “Sebagai Sekolah Adiwiyata, kami ingin menciptakan generasi yang peduli lingkungan. Program ecobrick ini adalah wujud nyata mendukung visi tersebut, sekaligus memperkuat nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong dan tanggung jawab,” ungkap Sri Supadmi.

Dalam pelaksanaannya, siswa dilibatkan secara aktif mulai dari pengumpulan plastik bekas hingga proses pembuatan ecobrick. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Didi Hamsari, S.Pd., menekankan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan upaya membangun karakter dan kreativitas siswa. “Kegiatan ini mengajarkan anak-anak untuk melihat sampah bukan sebagai masalah, tetapi sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan. Ini bentuk kontribusi nyata kami untuk masa depan yang lebih baik,” jelasnya.

Baca Juga :  Mengenang Tuan Guru KH. Haji Ahmad ZuhdiannoorBanjarmasin Kalimantan Selatan: Ulama Kharismatik dan Inspirasi Abadi

Salah satu siswa, Matylda Sea Cipta Joly, mengaku bangga menjadi bagian dari kegiatan tersebut. “Kami jadi paham bahaya sampah plastik dan bagaimana mengolahnya menjadi sesuatu yang berguna. Selain menyenangkan, kegiatan ini juga membuat kami lebih peduli pada lingkungan sekitar,” ujar siswa kelas IX tersebut dengan semangat.

Proses pembuatan ecobrick melibatkan pengumpulan plastik bekas seperti bungkus makanan dan botol plastik, yang kemudian dipadatkan ke dalam botol hingga menghasilkan bahan ramah lingkungan. Ecobrick yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti konstruksi sederhana dan furnitur.

Baca Juga :  Khataman Al-Qur’an Glorify Generation 1205 Pondok Pesantren Azzikra DDI Kersik Putih Penuh Haru dan Hikmah

Sri Supadmi berharap program ini dapat memberikan dampak lebih luas. “Kami ingin kegiatan ini tidak hanya berhenti di sekolah, tetapi juga menginspirasi masyarakat sekitar. Bersama-sama, kita bisa menciptakan generasi yang cinta lingkungan dan bertanggung jawab terhadap masa depan bumi,” tutupnya.

Sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi, SMP Negeri 2 Kusan Hulu terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah lingkungan. Program ecobrick ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah dapat berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membentuk generasi yang peduli terhadap bumi.”( Nata/Team)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Bangun Budaya Baca Sejak Dini, Dispersip Kotabaru Gelar Story Telling Bersama PT Arutmin

Pendidikan

Serunya Anak TK Mengenal Literasi Lewat Cerita Kura-Kura dan Monyet

Pendidikan

Jejak Ulama Besar Keturunan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Syekh Ali Junaidi Berau

Pendidikan

Wali Katum, Sang Wali Tersembunyi dari Tabu Darat: Kisah Zuhud Gt.Muhammad Ramli yang Terus Dikenang

Pendidikan

Haul ke-208 Sultan Sulaiman Rahmatullah: Mengenang Raja Banjar ke-13 yang Dikenal Alim, Bijaksana dan Menjunjung Keadilan

Pendidikan

MTQ ke-23 Simpang Empat Resmi Ditutup, Bupati Tanah Bumbu Tekankan Al-Qur’an sebagai Landasan Pembentukan Generasi Berakhlak

Pendidikan

Pangeran Hidayatullah, Pejuang Banjar yang Dianugerahi Bintang Mahaputera Utama oleh Pemerintah Republik Indonesia pada 1999

Pendidikan

Sekolah Ar Rasyid Sukses Gelar Imunisasi Campak, Siswa Antusias Ikuti Program BIAS