Home / Advetorial

Selasa, 14 April 2026 - 06:38 WIB

Sultan Banjar Khairul Saleh Hadiri Halal Bihalal Zuriat Pagustian se-Kalsel, Perkuat Silaturahmi dan Warisan Sejarah

Banjarbaru –Pelopornewskalimantan- Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan halal bihalal zuriat Pagustian se-Kalimantan Selatan yang digelar pada Sabtu (11/4/2026) di Ballroom Hortensia, lantai IV Hotel Rodhita Banjarbaru. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 500 orang keturunan Pagustian dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar Kalimantan Selatan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sultan Banjar, Khairul Saleh Al Mutashim Billah, bersama permaisuri Hj Raudhatul Jannah, serta para sesepuh, tetuha, hingga generasi muda zuriat Pagustian.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan penampilan tari tradisional khas Banjar, Tari Baksa Kambang, sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu. Suasana semakin semarak dengan atraksi pencak silat tradisional oleh komunitas Laung Kuning Banjarbaru.

Lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Muhammad Zairozi turut memberikan nuansa khidmat dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Baca Juga :  RDP DPRD Tanah Laut Membuka Tabir Dugaan Penguasaan Aset Negara: PT Arutmin Dinilai Belum Tunjukkan Titik Koordinat Lahan

Ketua panitia, Gusti Alfian Permata Sari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para zuriat Pagustian yang tetap menjaga tali silaturahmi lintas generasi. Sambutan juga disampaikan oleh perwakilan Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Pembangunan, dan Kemasyarakatan, Kemas Akhmad Rudi Indrajaya.

Perwakilan zuriat dari wilayah Hulu Sungai, Gusti Rosyadi Elmi, serta perwakilan Kotabaru dan Tanah Bumbu, H Gusti Rendy Firmansyah, turut menyampaikan pesan kebersamaan dan pentingnya menjaga identitas budaya Banjar.

Dalam sambutan utamanya, Sultan Khairul Saleh menegaskan bahwa kegiatan halal bihalal ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan antarzuriat Pagustian.

“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga upaya menjaga silaturahmi dan memperkuat persatuan keluarga besar Pagustian,” ujarnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada generasi muda agar terus bersemangat dalam meraih masa depan, dengan meneladani perjuangan para pendahulu.

Baca Juga :  Harga Kebutuhan Masyarakat Semua Naik, Kecuali Tepung Terigu, Gula Pasir dan Ayam Ras Turun Harganya

Dalam kesempatan tersebut, Sultan turut mengulas secara singkat sejarah Kerajaan Banjar yang terbagi dalam dua fase, yakni masa Hindu dan masa Islam. Ia juga menyinggung peristiwa penting dalam sejarah daerah, yakni Perang Banjar.

Perang Banjar yang berlangsung pada 1859 hingga 1905 merupakan salah satu perlawanan terpanjang dalam sejarah Indonesia, dipimpin oleh Pangeran Antasari melawan penjajahan Belanda. Konflik ini dipicu oleh campur tangan kolonial dalam urusan kerajaan serta eksploitasi sumber daya alam, yang kemudian memicu perlawanan rakyat secara luas.

Kegiatan halal bihalal ini diharapkan dapat terus menjadi wadah pemersatu zuriat Pagustian sekaligus sarana pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya Banjar di tengah perkembangan zaman.(Team)

Share :

Baca Juga

Advetorial

RDP DPRD Tanah Laut Membuka Tabir Dugaan Penguasaan Aset Negara: PT Arutmin Dinilai Belum Tunjukkan Titik Koordinat Lahan

Advetorial

Wartawan Online di Semarang Diduga Disekap dan Dianiaya: Teror terhadap Pers, Alarm Merah Demokrasi Menyala! Polisi Didesak Bertindak Tegas

Advetorial

Pesta Laut Muara Batuan :Dukungan Pemerintah Dalam Memperkuat Tradisi Budaya dan Pariwisata Lokal “

Advetorial

DPD Tani Merdeka Indonesia Kotabaru Gelar Silaturahmi: Teguhkan Komitmen Sejahterakan Petani dan Wujudkan Kedaulatan Pangan

Advetorial

Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu Hadiri Haul Ke-219 Datu Kalampayan, Ribuan Jemaah Padati Martapura

Advetorial

Pesona Pulau Datu: Jejak Sejarah, Wisata Religi, dan Keindahan Alam

Advetorial

Wakil Ketua DPRD Tanbu Soroti Lampu Lalu Lintas di Km 6 Desa Sarigadung yang Mati Selama Seminggu

Advetorial

Optimalkan Eksistensi Sekber Wartawan Indonesia Kalsel: Harmoni, Komitmen, dan Kolaborasi Mewarnai Pertemuan Pembinaan”