Home / Tanah Bumbu

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:17 WIB

Asap Misterius Membumbung dari Perut Tambang di Satui Barat, Warga Tanah Bumbu Cemas: Ancaman Tersembunyi di Kilometer 171?

Tanah Bumbu –peloporNewskalimantan- Kepulan asap tebal secara tiba-tiba muncul dari dalam galian tambang batubara di Kilometer 171, Satui Barat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Selasa (18/2/2026) pagi. Fenomena tersebut sontak mengundang kekhawatiran warga dan memicu perbincangan luas di media sosial.

Asap hitam pekat bercampur putih terlihat membumbung tinggi dari dasar lubang tambang yang curam dan menganga puluhan meter ke bawah. Dari kejauhan, kepulan itu tampak seperti letusan kecil yang muncul dari perut bumi. Meski menyerupai kebakaran besar, tidak terlihat adanya kobaran api maupun aktivitas pemadaman di lokasi.

Peristiwa ini menjadi sorotan setelah video amatir diunggah akun Instagram @info.satui dan cepat menyebar. Dalam rekaman tersebut, asap terlihat keluar tanpa henti dari area tambang yang lokasinya tidak jauh dari jalan raya. Kondisi sekitar tampak gersang dengan vegetasi minim, memperkuat kesan situasi yang rawan.

Baca Juga :  Transformasi Digital: Peningkatan Signifikan Layanan Perizinan Online di Tanbu Menarik Perhatian Publik"

Sejumlah warga mengaku resah. Mereka khawatir paparan asap berdampak pada kesehatan, terutama gangguan pernapasan. Kekhawatiran juga muncul terkait kemungkinan terjadinya ledakan atau kebakaran susulan jika fenomena tersebut terus berlanjut.

“Pagi tadi salah seorang warga mengirimkan video yang memperlihatkan kepulan asap tebal yang keluar dari galian tambang batubara di Km 171 Satui Barat. Pertanyaannya, apakah paparan asap tersebut aman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar aktivitas tambang?” demikian kutipan keterangan dalam unggahan tersebut.

Beberapa warga juga mengaku sudah lama mencium aroma tidak sedap saat melintas di kawasan itu, bahkan sebelum asap tampak jelas. Namun hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab pasti munculnya kepulan asap tersebut.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD: Pemkab Tanah Bumbu Tegaskan Transparansi dan Efisiensi dalam Penyusunan RAPBD 2026

Secara teknis, fenomena ini diduga berkaitan dengan spontaneous combustion atau pembakaran spontan, yakni proses ketika material seperti batubara mengalami peningkatan suhu dan terbakar secara alami tanpa sumber api eksternal. Meski demikian, dugaan tersebut belum dikonfirmasi oleh pihak berwenang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari perusahaan pengelola tambang maupun instansi terkait mengenai hasil pemeriksaan di lapangan. Warga berharap ada transparansi informasi serta langkah penanganan cepat guna memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat di sekitar area tambang.

Pemerintah daerah dan pihak perusahaan diharapkan segera memberikan klarifikasi agar tidak muncul spekulasi yang dapat memperkeruh situasi.”(TIM)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Warga Buluh Kuning Tolak Bantuan Fisik , Desak PT Pelsart Tambang Kencana Cairkan Berupa Uang Tunai

Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Gelar RDP, Bahas Perbedaan Data Lahan Terdampak Limbah di Sebamban Baru

Tanah Bumbu

DPRD Tanah Bumbu Tabur Bunga di TMP Pagatan :Teguhkan Komitmen Lanjutkan Semangat Juang Pahlawan

Tanah Bumbu

Jejak Sejarah Suku Bugis dan Makam Ulama Besar Abad ke 19 di Pulau Sawangi yang kini Menanti Perhatian

Tanah Bumbu

Ketua Badan Kehormatan (BK )DPRD Tanah Bumbu Ingatkan Bahaya Judi Online dan Pinjol Ilegal, Generasi Muda Diminta Waspada

Tanah Bumbu

Semarak Sambut Ramadhan 1447 H, 1.300 Keluarga Besar Madrasah Darul Azhar Gelar Pawai Ta’aruf di Tanah Bumbu

Tanah Bumbu

Pra Musrenbang Kecamatan Simpang Empat 2026 Fokus Tekan Stunting, Siapkan Perencanaan Matang untuk 2027

Tanah Bumbu

Kelurahan Tungkaran Pangeran Gelar Sosialisasi Edukasi Warga soal Prakerja dan Pencegahan Kebakaran, Antusiasme Peserta Tinggi