Home / Tanah Bumbu

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:54 WIB

Komisi II DPRD Tanah Bumbu Lakukan Konsultasi Ke Dinas Pertanian Program Strategis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel

BANJARBARU – PeloporNewsKalimantan -Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Bumbu melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan pada Jumat, 5 Desember 2025. Kunjungan ini dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai program strategis pemerintah provinsi terkait pembangunan sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan di daerah.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat dinas tersebut, para peserta duduk melingkar mengikuti susunan meja berbentuk U yang memudahkan interaksi dan diskusi. Anggota Komisi II DPRD Tanah Bumbu hadir lengkap bersama jajaran sekretariat serta tenaga ahli. Mereka tampak serius mencermati materi yang dipresentasikan, membaca dokumen teknis, dan menyiapkan catatan penting untuk dibawa pulang sebagai bahan evaluasi kebijakan di tingkat kabupaten.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, memimpin pemaparan materi berjudul “Program dan Kegiatan Urusan Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel”. Dalam presentasinya, Syamsir menjelaskan secara rinci tugas pokok dan fungsi dinas sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 031 Tahun 2023.

Baca Juga :  DPRD Tanah Bumbu Gelar Sejumlah Rapat Penting: Evaluasi Program dan Pembahasan Raperda

Ia menekankan bahwa dinas membawahi dua urusan utama, yaitu bidang pangan dan bidang pertanian, yang keduanya memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kebutuhan pangan masyarakat. Beberapa poin strategis yang dipaparkan antara lain:

Perumusan kebijakan ketersediaan dan keamanan pangan di tingkat provinsi.

Sistem distribusi pangan serta penguatan cadangan pangan daerah.

Program pengawasan teknis tanaman pangan dan hortikultura.

Peningkatan kapasitas petani melalui pendampingan dan penerapan teknologi pertanian modern.

Penguatan kerja sama lintas daerah guna menjaga sinergi antarwilayah dalam ketahanan pangan.

Syamsir juga memaparkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi sektor pertanian, seperti perubahan iklim, fluktuasi harga komoditas, hingga kebutuhan modernisasi alat dan metode budidaya. Karena itu, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dinilai sangat penting untuk memastikan program berjalan efektif hingga tingkat petani.

Baca Juga :  DPRD Tanah Bumbu Gelar Sejumlah Agenda Penting: Paripurna, Rapat Kerja, dan Rapat Dengar Pendapat

Anggota Komisi II DPRD Tanah Bumbu menyampaikan apresiasi atas pemaparan tersebut. Mereka menilai informasi yang diperoleh sangat relevan dengan kondisi pertanian di Tanah Bumbu yang tengah berupaya memperkuat produksi pangan lokal, meningkatkan kualitas komoditas unggulan, serta mendukung kesejahteraan petani.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan provinsi dalam merancang kebijakan pertanian yang lebih tepat sasaran. Dengan pemahaman yang lebih komprehensif terkait program provinsi, DPRD Tanah Bumbu menargetkan dapat mendorong lahirnya kebijakan baru yang mendukung ketersediaan pangan berkelanjutan serta ketahanan pangan masyarakat di masa mendatang.”(Nata/Team)

Share :

Baca Juga

Tanah Bumbu

Kesepakatan Tak Kunjung Terealisasi DPRD Tanah Bumbu Desak Tambang Bertanggung jawab Atasi ” Debu dan Lumpur di jalan Setui

Tanah Bumbu

Dinkes Tanah Bumbu Turun Tangan Tindaklanjuti Keluhan Pasien, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Puskesmas

Tanah Bumbu

Rapat Paripurna DPRD, Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Peran BPD Lewat Revisi Perda untuk Majukan Desa

Tanah Bumbu

Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu Apresiasi 13 Kali WTP, Soroti Optimalisasi Pengelolaan Anggaran APBD 2025

Tanah Bumbu

Kabar Duka dari Tanah Bumbu, H. Arifin Bin Hading Berpulang ke Rahmatullah di Usia 60 Tahun

Tanah Bumbu

Komitmen Bangun Daerah, Pemkab dan DPRD Tanah Bumbu Percepat Jembatan Penghubung Satui

Tanah Bumbu

Sidang Paripurna DPRD Tanah Bumbu Bahas LPj APBD 2025, Pemkab Catat WTP ke-13 dan SiLPA Rp1,34 Triliun

Tanah Bumbu

Paska Tragedi Bocah Tenggelam Pemdes Barokah Pasang Sepanduk Peringatan Bahaya di Area Kolam Retensi