Home / TNI/Polri

Sabtu, 13 Juli 2024 - 10:06 WIB

Dua Warga Tewas Akibat Buah Kecubung, Kapolres Tanah Bumbu Keluarkan Imbauan Keras

Oplus_0

Oplus_0

Tanah Bumbu, Pelopor News Kalimantan –14 Juli 2024 , Tragedi mengguncang Kalimantan Selatan ketika dua warga ditemukan tewas akibat menyalahgunakan buah kecubung. Kejadian ini mengundang perhatian Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Praseteya S.I.K. M.Med. Kom, yang segera mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat untuk tidak mengkonsumsi atau menyalahgunakan buah kecubung.

Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Arief Praseteya, menyatakan keprihatinannya atas kejadian ini. “Kami sangat berduka atas kehilangan dua nyawa yang berharga ini. Buah kecubung, yang sering kali dianggap remeh, ternyata memiliki efek berbahaya jika disalahgunakan. Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Tanah Bumbu untuk lebih waspada dan tidak mengkonsumsi atau menyalahgunakan buah kecubung dalam bentuk apapun,” tegasnya.

Buah kecubung diketahui mengandung zat aktif yang dapat menyebabkan halusinasi dan efek samping berbahaya lainnya jika dikonsumsi sembarangan. “Kami akan meningkatkan sosialisasi tentang bahaya buah kecubung dan akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan informasi ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat,” tambah Kapolres.

Baca Juga :  Polres Kotabaru Memastikan Kesiapsiagaan Personel dan Pos Pengamanan Lebaran

Imbauan ini bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga merupakan ajakan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan bersama. “Kami berharap masyarakat dapat lebih bijak dan segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan orang yang menyalahgunakan buah kecubung atau zat berbahaya lainnya. Keselamatan dan kesehatan adalah prioritas utama kita semua,” ujarnya.

Masyarakat Tanah Bumbu diharapkan dapat menanggapi imbauan ini dengan serius dan membantu pihak kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan. Pengawasan terhadap penggunaan buah kecubung dan zat berbahaya lainnya harus diperketat demi mencegah kejadian tragis seperti ini terulang kembali.

Baca Juga :  Wakapolri: Produk Jurnalistik Harus Dilindungi, PW-MOI Siap Berikan Dukungan Hukum

Informasi terbaru dari media Elektronik menyebutkan bahwa RSJ Sambang Lihum kembali menerima tambahan pasien yang mabuk akibat mengkonsumsi kecubung yang dicampur dengan alkohol. Total pasien yang dirawat kini sudah mencapai 47 orang, dengan rincian 26 orang warga Banjarmasin, 7 orang warga Barito Kuala, 6 orang warga Banjarbaru, dan 3 orang lainnya dari berbagai wilayah. Dua orang telah meninggal akibat mengonsumsi campuran buah kecubung dengan obat-obatan dan alkohol ini.

Dengan adanya perhatian dan kerjasama dari seluruh pihak, diharapkan kejadian serupa tidak akan terjadi lagi di masa mendatang. Kapolres Tanah Bumbu menegaskan komitmennya untuk terus melindungi dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.”(Nata/Team)

Share :

Baca Juga

TNI/Polri

Wakapolres Tanah Bumbu Berbagi Takjil untuk Penumpang Kapal Awu-Awu, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

TNI/Polri

Kapolres Tanah Bumbu Cek Kesiapsiagaan Pos Terpadu, Pastikan Mudik Lebaran 1447 H Aman dan Nyaman

TNI/Polri

Pastikan Keamanan Berlayar Arus Mudik, Polres Tanah Bumbu Lakukan Tes Urine Nahkoda Kapal

TNI/Polri

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Intan 2026 Digelar, Tanah Bumbu Siap Amankan Mudik dan Idul Fitri 1447 H

TNI/Polri

Polres Tanah Bumbu Ikuti Zoom Gerakan Pangan Murah POLRI–BULOG dan Gelar Pasar Murah untuk Masyarakat

TNI/Polri

Polres Tanah Bumbu Bagikan 250 Paket Takjil kepada Masyarakat, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan

TNI/Polri

Polres Tanah Bumbu Dukung Pembangunan Jembatan di Tungkaran Pangeran, Akses Warga Simpang Empat Segera Lebih Lancar

TNI/Polri

Polres Tanah Bumbu Cek Ketat Senjata Api Anggota, Wakapolres Tegaskan Penggunaan Harus Sesuai SOP