Barabai – Pelopor News Kalimantan
Kodim 1002/HST secara intensif melakukan Kegiatan Pembinaan Antisipasi Bahaya Laten Komunis (Balatkom) dan Paham Radikal TA 2023. Acara yang berlangsung di Aula Sapta Marga, Jl. Telaga Padawangan, Kelurahan Barabai Timur, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Selasa (05/12/2023) ini dihadiri oleh Anggota Kodim 1002/HST dan Persit KCK Cabang XXV Dim 1002 Koorcab Rem 101 PD VI Mulawarman.
Dandim 1002/HST, Letkol Inf Fery Perbawa.S.Hub.Int.,M.Han, membuka kegiatan dengan tema “Mewujudkan Binter TNI AD yang adaptif melalui giat komsos mewaspadai bahaya laten komunis dan paham radikal demi keselamatan bangsa dan tegaknya NKRI.” Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman Prajurit, PNS, dan Keluarga Besar TNI tentang Bahaya Laten Komunis (Balatkom) dan Paham Radikal, sehingga tercipta kesamaan langkah dalam menghadapi potensi kebangkitan ajaran Komunis yang dapat mengganggu tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Fery Perbawa.S.Hub.Int.,M.Han, mengingatkan bahwa ancaman terhadap kedaulatan NKRI dapat berasal dari dalam dan luar negeri. Fokus utama adalah Bahaya Laten Komunis dan Paham Radikal, yang berusaha mengembangkan ajarannya melalui propaganda di media massa dan elektronik. Letkol Inf Fery Perbawa.S.Hub.Int.,M.Han, menekankan perlunya kewaspadaan dari seluruh komponen bangsa.
Langkah-langkah antisipatif mencakup peningkatan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Tuhan YME, pemahaman kembali terhadap nilai-nilai Pancasila, Wawasan Kebangsaan, serta Kemanunggalan TNI-Rakyat. Dalam konteks ini, aparat kewilayahan, unsur intelijen, dan semua komponen bangsa diharapkan bersatu sebagai benteng pertahanan untuk mendeteksi dan mencegah dini potensi Bahaya Laten Komunis dan Paham Radikal.
Dandim 1002/HST menegaskan harapannya agar peserta kegiatan dapat mengikuti dengan penuh dedikasi, sehingga ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal dalam melaksanakan tugas dan profesi masing-masing. Semua ini sebagai langkah antisipatif untuk menghadapi dan mencegah perkembangan Bahaya Laten Komunis (Balatkom) dan Paham Radikal yang tidak sejalan dengan Pancasila sebagai dasar negara. (Sumber: Pendim 1002)(Team)